Village Expo Bumbui Hari Desa Nasional Dibuka Dirjen Bina Pemdes Kemendagri La Ode Ahmad P Bolombo

- Pewarta

Selasa, 14 Januari 2025 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Village Expo yang dibuka langsung Dirjen Bina Pemdes Kemendagri La Ode Ahmad P Bolombo, ( Sumber diantaranya Sumedangkab.go.id )

Village Expo yang dibuka langsung Dirjen Bina Pemdes Kemendagri La Ode Ahmad P Bolombo, ( Sumber diantaranya Sumedangkab.go.id )

HARIANSUMEDANG.COM –  Peringatan Hari Desa Nasional di Sumedang diantaranya dibumbui hadirnya Village Expo yang dibuka langsung Dirjen Bina Pemdes Kemendagri La Ode Ahmad P Bolombo, Sabtu (14/01/2025).

Village Expo mengusung tema Pemberdayaan Desa Perbaikan Gizi dan Ketahanan Pangan  menghadirkan berbagai produk unggulan, inovasi, dan layanan. yang menggambarkan semangat pemberdayaan desa menuju kemandirian.

Dirjen Dr. La Ode Ahmad Pidana Bolombo, A.P., M.Si. menyampaikan bahwa dipilihnya Sumedang sebagai tuan rumah Peringaran Hari Desa Nasional tahun 2025 bukan tanpa alasan.

“Kami memilih Sumedang bukan tanpa alasan, Indeks Desa Membangun, dari 270 desa semuanya berstatus mandiri, semuanya melek digital, dan kemiskinan ekstremnya 0%.” Ujarnya.

Beliau juga mengapresiasi berbagai upaya Pemerintah Pusat untuk memajukan desa, dengan berbagai tematik Kementerian lembaganya masing-masing.

“Ada Desa Cantik (Desa Cinta Statistik), ada Desa Konstitusi, ada Desa Anti Korupsi, ada Desa Wisata, ada Desa Aman Pangan, ada Desa Tangguh Bencana.

Itu merupakan upaya-upaya pemerintah pusat, pemerintah daerah untuk memampukan dan memajukan desa, sehingga tidak ada lagi desa yang tertinggal.” Imbuhnya.

Penjabat Bupati Sumedang, Drs. Yudia Ramli, M.Si yang turut hadir pada kegiatan ini menyampaikan rasa bangganya, atas terpilihnya Sumedang sebagai tuan rumah Peringatan Hari Desa Nasional tahun 2025 untuk pertama kalinya.

“Saat ini Cibeureum Kulon menjadi pusat perhatian Indonesia, banyak potensi dan inovasi yang telah dihasilkan desa yang ada di Sumedang. Kita berharap dapat menginspirasi desa lain untuk berinovasi.” Ucap Yudia.

Sesuai dengan tema yang diangkat yaitu “Desa Tangguh Pangan, Indonesia Sejahtera”, Kabupaten Sumedang juga sudah melakukan inovasi dalam ketahanan pangan.

“Teras Hejo program pemanfaatan pekarangan, lahan sempit setiap rumah tangga untuk ditanami sayuran, seperti daun bawang, seledri, tomat, cabai.

Lalu program Satu Hektar Buruh Tani Bangkit atau starbak pola pemberdayaan buruh tani miskin dengan memberikan akses lahan seluas 1 hektar dan bantuan sarana produksi pertanian, dengan melibatkan stakehorlder sebagai pendukung keberhasilan program.” Tambahnya.

Seperti yang diketahui, bahwa Peringatan Hari Desa Nasional tahun 2025 ini akan digelar selama dua hari yaitu tanggal 14-15 Januari 2025, dengan berbagai rangkaian acara, seperti Village Expo,

Simposium Sabisa (Semua Bicara Desa), Pencanangan Gema Tandan Desa dan Musyawarah Desa Nasional yang akan dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, MA, PhD,

Produk unggulan dari sektor pertanian menjadi salah satu daya tarik pengunjung, tidak hanya berkualitas tetapi juga menjadi solusi untuk meningkatkan gizi masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan.

Stand UMKM juga mendapatkan. apresiasi tinggi dari para pengunjung. menampilkan aneka kerajinan tangan, kuliner khas desa, dan produk kreatif lainnya.

Stand. lainnya, pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) mempermudah warga dalam mengurus dokumen seperti KTP, KK, dan akta kelahiran.

Kehadiran Mobil Aspirasi Kampung Juara (Maskara) turut mendukung berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari layanan teknis hingga hiburan.

Yang tak kalah menarik, sebuah Perpustakaan Mobile hadir di tengah-tengah expo, memberikan akses membaca kepada pengunjung, terutama anak-anak.

Mobil perpustakaan ini dipenuhi buku-buku edukasi, cerita anak, hingga panduan teknologi pertanian. Banyak anak-anak yang terlihat asyik membaca buku atau mendengarkan cerita yang dibawakan oleh petugas perpustakaan.

Expo ini juga menjadi ruang edukasi melalui diskusi interaktif yang melibatkan narasumber ahli di bidang ketahanan pangan.

Para peserta mendapatkan wawasan tentang teknik pertanian modern, cara meningkatkan produktivitas peternakan, hingga pemanfaatan teknologi untuk mendukung kemandirian desa.

( Tatang Tarmedi ) ***

Berita Terkait

37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data
Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026
Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor
Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak
H. Ecek Karyana, “Si Pisau Lipat Serbaguna” dari Sumedang
Pemerintah Desa Raharja Bantah Isu Penyelewengan Dana BUMDes Sektor Peternakan
Sumedang Akselerasi Digitalisasi Transaksi hingga Tingkat Desa Melalui HLM TP2DD 2026
MPLS SMAN Jatinunggal Hari Pertama, Harmoni Tradisi Sunda Sambut Ratusan Siswa Baru

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:15 WIB

37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:26 WIB

Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:21 WIB

Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:48 WIB

Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:53 WIB

H. Ecek Karyana, “Si Pisau Lipat Serbaguna” dari Sumedang

Berita Terbaru