BUAHDUA – Meski panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) baru saja dilantik dan pendaftaran bakal calon tahap pertama baru akan dibuka pada 3 hingga 9 Agustus 2026 mendatang, atmosfer politik di tingkat desa mulai menghangat.
Berdasarkan pantauan di lapangan, warga di sejumlah desa yang akan menyelenggarakan Pilkades sudah ramai memperbincangkan figur-figur potensial yang diprediksi bakal maju dalam pesta demokrasi tingkat desa tersebut. Tak sedikit pula figur yang secara terang-terangan mulai bergerak melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat setempat.
Table of Contents
ToggleEnam Desa di Kecamatan Buahdua Siap Menggelar Pilkades
Kecamatan Buahdua mencatat sebanyak enam desa yang dipastikan siap melaksanakan Pilkades serentak tahun ini. Keenam desa tersebut meliputi:
-
Desa Sekarwangi
-
Desa Nagrak
-
Desa Panyindangan
-
Desa Hariang
-
Desa Mekarmukti
-
Desa Citaleus
Di Desa Sekarwangi, bursa pencalonan diprediksi akan berlangsung ketat. Menurut informasi dari sejumlah sumber terpercaya di masyarakat, saat ini diperkirakan ada sedikitnya lima kandidat yang bersiap mendaftarkan diri, termasuk petahana (incumbent). Jumlah ini bahkan berpotensi terus bertambah menjelang dibukanya masa pendaftaran resmi.
Camat Buahdua Tekankan Netralitas Panitia
Menyikapi dinamika tersebut, Camat Buahdua, H. Kiki Hakiki, S.Ag., M.M., menegaskan bahwa Pilkades merupakan momentum krusial bagi masyarakat untuk menentukan arah kemajuan desa ke depan. Melalui proses ini, diharapkan lahir pemimpin terbaik yang mampu membawa kesejahteraan bagi warganya.
“Panitia Pilkades adalah ujung tombak suksesnya gelaran ini. Karena itu, integritas, tanggung jawab, dan netralitas harus menjadi prinsip utama dalam setiap tahapan yang dilaksanakan,” tegas H. Kiki Hakiki.
Ia juga mengimbau keras kepada seluruh panitia yang telah dilantik agar menjaga independensi dan profesionalisme selama menjalankan tugas. Hal ini penting guna memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan kondusif dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
(Spd)








