HARIAN SUMEDANG – Ada yang unik dalam rangkaian acara Kopi Darat (Kopdar) Fotografi Sumedang 2026 yang digelar di kawasan Synersialoka, area landing Paralayang, Sabtu (11/7/2026).
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, tidak hanya hadir sebagai narasumber, tetapi juga didapuk menjadi model dadakan dalam sesi pemotretan bersama para fotografer lokal.
Berlatar belakang hamparan sawah dan panorama perbukitan Toga yang ikonik, Bupati Dony tampil kasual dan berinteraksi secara natural dengan para peserta.
Momentum langka ini dimanfaatkan para fotografer untuk mengasah kemampuan teknis mereka, mulai dari pengaturan komposisi, teknik pencahayaan (lighting), hingga eksplorasi sudut pengambilan gambar (angle).
Table of Contents
ToggleSinergi Komunitas dan Pemerintah Daerah
Suasana pemotretan berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta secara bergantian mengabadikan berbagai pose dan ekspresi Bupati Dony, yang berpadu apik dengan lanskap pedesaan khas Kabupaten Sumedang.
Di sela-sela kegiatan, Bupati Dony menyampaikan bahwa sesi pemotretan ini bukan sekadar ajang berburu foto biasa, melainkan media strategis untuk mempromosikan potensi alam Sumedang melalui karya visual yang bernilai estetika tinggi.
“Sumedang memiliki banyak destinasi indah yang sangat layak untuk dipromosikan. Saya berharap rekan-rekan fotografer dan konten kreator terus konsisten menghasilkan karya terbaik demi memperkenalkan keindahan Sumedang ke ranah yang lebih luas,” ujar Dony.
Mendorong Sektor Pariwisata dan Ekraf
Karya fotografi dinilai memiliki kekuatan besar dalam membangun citra positif daerah (city branding) sekaligus menyokong promosi sektor pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif (ekraf).
Sesi foto di area pesawahan Synersialoka ini pun menjadi salah satu agenda terfavorit dalam Kopdar Fotografi Sumedang 2026. Selain menghasilkan portofolio visual yang memikat, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan komunitas kreatif di Sumedang. (TATANG)







