HARIAN SUMEDANG – Bagi para pemburu ketenangan, deru mesin kota seringkali menjadi musuh utama yang harus dihindari saat akhir pekan tiba.
Jika Anda sedang mencari pelarian yang memanjakan mata sekaligus ramah di kantong, cobalah mengarahkan kompas perjalanan Anda ke kawasan perbukitan Sumedang.
Di sana, tersembunyi sebuah destinasi yang menawarkan harmoni sempurna antara petualangan alam dan ketenangan pedesaan: Wisata Kampung Cecenet.
Berlokasi di Jl. Cijambu, Desa Kadakajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, destinasi ini perlahan mulai mencuri perhatian para pelancong regional yang mendambakan udara murni khas pegunungan.
Table of Contents
TogglePesona Lanskap Hijau di Balik Bukit
Perjalanan menuju Kampung Cecenet menyuguhkan sensasi petualangan tersendiri. Jalanan yang meliuk di antara vegetasi hijau khas dataran tinggi Sumedang seolah menjadi intro yang pas sebelum disambut hamparan pemandangan alam mempesona.
Begitu menginjakkan kaki di Kampung Cecenet, hawa sejuk langsung menyergap, menggantikan udara panas perkotaan. Di sejauh mata memandang, lekukan bukit-bukit hijau berdiri megah, seringkali dibalut kabut tipis yang turun perlahan pada sore hari.
Bagi pencinta fotografi alam, tempat ini menyediakan berbagai spot estetis yang menyatu dengan lanskap sekitar, menjadikannya latar belakang sempurna untuk mengabadikan momen petualangan Anda.
Wisata Inklusif: Menolak Mahal demi Kebahagiaan Keluarga
Di tengah tren wisata alam modern yang kian mahal, Kampung Cecenet justru mendobrak pasar dengan menawarkan konsep wisata yang sangat inklusif. Kebijakan harga tiket masuk (HTM) yang diterapkan terbilang sangat berani dan ekonomis.
Baca Juga:
Pengurus Boboko Distrik Garut Resmi Dikukuhkan Roni Faisal Adam Dipilih Jadi Ketua
Bupati Sumedang Jadi Model Foto, Promosikan Potensi Wisata Synersialoka via Karya Visual
Bupati Majalengka Soroti Kekosongan Poliklinik Gigi dan Stunting di Pelantikan PDGI
| Kategori Pengunjung | Harga Tiket Masuk (HTM) |
|---|---|
| Dewasa | Rp15.000 |
| Anak-anak | Rp10.000 |
“Kami ingin wisata ini bisa dinikmati oleh semua kalangan. Murah tapi berkesan. Prinsipnya, bagaimana caranya agar sebuah keluarga bisa piknik dan bahagia bersama tanpa harus terbebani oleh biaya yang besar,” ungkap H. Ucup, pemilik sekaligus pengelola Wisata Kampung Cecenet.
Petualangan Rasa: Kuliner Khas di Tengah Alam
Sebuah petualangan tentu belum lengkap tanpa eksplorasi rasa. Selain keindahan visualnya, Kampung Cecenet memanjakan para petualang lewat suguhan kuliner khas pedesaan.
Sensasi menyantap hidangan hangat tradisional di saung-saung kayu, ditemani embusan angin pegunungan dan pemandangan hijau yang membentang luas, memberikan pengalaman sensorik yang jarang ditemukan di tempat lain.
Ini adalah bentuk healing yang sesungguhnya—saat alam dan rasa berkolaborasi memulihkan energi yang terkuras.
Catatan Perjalanan & Informasi Rute
Bagi Anda yang siap mengepak ransel akhir pekan ini, berikut detail informasi yang perlu Anda ketahui:
Baca Juga:
Tekan Angka Tuberkulosis, Puskesmas Jatinangor Intensifkan Program Pengawas Menelan Obat (PMO)
Akselerasi Program Strategis Nasional, Pemkab Majalengka Pacu Swasembada Pangan.
-
Lokasi: Jl. Cijambu, Desa Kadakajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
-
Akses: Dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dengan rute menuju kawasan Tanjungsari yang terkenal asri.
-
Aktivitas Terbaik: Refreshing, fotografi alam, wisata kuliner tradisional, dan berkumpul bersama keluarga.
Sebagai penutup, H. Ucup menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pelancong yang telah sudi melangkahkan kaki ke tanah Cecenet.
“Terima kasih kepada seluruh pengunjung yang sudah menyempatkan datang ke Wisata Kampung Cecenet. Kami tunggu kedatangannya lagi. Bawa keluarga, bawa teman, mari nikmati sejuknya Kampung Cecenet bersama,” pungkasnya hangat.
Jadi, tunggu apa lagi? Siapkan kendaraan Anda, dan rasakan sendiri keajaiban murah meriah di balik bukit Tanjungsari.
Laporan: Dody / Nsh
Editor: Redaksi Harian Sumedang








