HARIAN SUMEDANG — Saung Nganteur Kahayang di Desa Salagedang, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka menjadi ajang nobar final Piala Presiden 2026 antara Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Momen nobar penuh kebersamaan ini diselenggarakan oleh Viking Alengka bekerja sama dengan Anggota DPR RI, Ateng Sutisna.
Selain menjadi ajang memberikan dukungan penuh kepada tim kebanggaan Persib, kegiatan ini juga dirancang sebagai momentum strategis untuk menggerakkan denyut ekonomi rakyat.
Para Bobotoh dari berbagai wilayah memadati lokasi sejak sore hari untuk bersiap menyaksikan duel sengit yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, mulai pukul 19.30 WIB.
Ketua Viking Alengka, Babam Arurrahman, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai bentuk dukungan kepada skuad Maung Bandung, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat.
Table of Contents
ToggleMendorong Ekonomi Lokal dan Ruang Kreatif
Selain antusiasme pertandingan, kehadiran area kuliner dan stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi daya tarik tersendiri dalam gelaran ini.
Aktivitas ekonomi lokal diproyeksikan meningkat signifikan seiring berkumpulnya massa Bobotoh dalam satu titik.
Anggota DPR RI, Ateng Sutisna, menilai kolaborasi ini sebagai langkah konkret dalam mendorong hadirnya ruang kreatif bagi generasi muda sekaligus menghidupkan ekonomi berbasis komunitas.
“Saya ingin Saung Nganteur Kahayang menjadi ruang berkumpul dan berkreasi. Hobi, termasuk sepak bola, harus menjadi energi positif yang berdampak pada kreativitas dan perekonomian masyarakat,” ujar Ateng.
Ia juga mengapresiasi kedewasaan Bobotoh Majalengka yang dinilai mampu menjaga ketertiban dalam setiap kegiatan nobar sebelumnya.
Menurutnya, budaya suportif yang santun menjadi fondasi penting agar sepak bola tetap menjadi sarana pemersatu.
Euforia Menjelang Partai Puncak
Euforia Bobotoh kian memuncak seiring performa impresif Persib Bandung sepanjang turnamen. Maung Bandung melaju ke partai final dengan catatan sempurna di fase grup tanpa kebobolan, sebelum akhirnya memastikan tiket ke laga puncak menghadapi Persebaya Surabaya.
Kolaborasi antara komunitas suporter dan wakil rakyat ini diharapkan tidak hanya menghadirkan kemeriahan pertandingan semata, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan—mulai dari penguatan solidaritas sosial hingga perputaran ekonomi lokal.
Di tengah gemuruh dukungan untuk Persib, Saung Nganteur Kahayang kini menjelma menjadi lebih dari sekadar lokasi nobar. Tempat tersebut hadir sebagai panggung kebersamaan, wadah kreativitas, sekaligus pemantik harapan bagi masyarakat Majalengka. (Ris/dkk)







