Usai Dinyatakan Bebas dalam Kasus Vina Cirebon, Pegi Setiawan Buka Suara Saat Penyidikan

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 9 Juli 2024 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegi Setiawan bersama kuasa hukumnya. (Facebook.com/Pegi Setiawan)

Pegi Setiawan bersama kuasa hukumnya. (Facebook.com/Pegi Setiawan)

HARIANSUMEDANG.COM – Pegi Setiawan akhirnya buka suara dan membuat pengakuan terkait perlakuan oknum anggoota Polda Jabar saat menjalani penyidikan.

Diketahui, sebelumnya, Pengadilan Negeri Bandung (PN Bandung) menyatakan penetapan tersangka kepada Pegi Setiawan oleh penyidik Polda Jabar dinyatakan tidak sah.

Lantaran adanya beberapa faktor yang tidak mendukung untuk penetapan tersangka terhadap seseorang.

Hal tersebut, diungkapkan oleh Hakim tunggal, Eman Sulaeman dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, Senin, 8 Juli 2024

“Mengadili satu mengabulkan permohonan praperadilan pemohon untuk seluruhnya,” kata Eman.

“Dua menyatakan proses penetapan tersangka kepada pemohon berdasarkan surat ketetapan nomer SK/90/V/RES124/2024/DITRESKRIMUM tanggal 21 Mei 2024.”

“Atas nama Pegi Setiawan beserta surat yang berkaitan lainnya dinyatakan tidak sah dan batal demi hukum,” lanjutnya.

“(Atas dasar itu, Hakim) Memerintahkan kepada termohon Untuk menghentikan penyidikan terhadap berita penyidikan kepada pemohon,” jelas Eman.

Pegi Setiawan Mendapat Pemukulan dan Ancaman Selama Penyidikan

Dikutip dari TVRI News, Pegi Setiawan mengaku dirinya pernah mendapatkan pemukulan dan ancaman selama penyidikan.

“Ada (pemukulan), semacam kata-kata kasar banyak sekali kayak ancaman-ancaman.”

“Saya pernah dipukul bagian mata sini (nunjuk pelipis kanan),” kata dia, Selasa, 9 Juli 2024

Lebih jauh, ia mengaku jika dirinya mendapatkan pemukulan tersebut saat dalam penyidikan.

“Bukan, yang di dalam penyidik yang ibaratnya polisi (yang melakukanlah) ini,” ucapnya

Selain itu, kata Pegi ia mengaku dirinya tak mengetahui alasan mengapa dirinya mendapatkan pukulan.

“Saya kurang tahu (kenapa dipukul), mereka bilang saya pembunuh ini ini, saya nggak punya hati nurani,” bebernya

“Saya tidak menjawab karena saya merasa tidak bersalah, saya disebut Perong kalau tidak melihat saya dicaci maki.”

“Kalau saya melihat dianggap kamu memang Perong, saya hanya bisa pasrah, saya tidak bisa tidur hampir dua malam,” pungkasnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Mediaemiten.com dan Harianinvestor.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Indonesiaraya.co.id dan Harianbogor.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

WhatsApp Center: 08531555778808781555778808111157788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

Atasi Krisis Sampah Bandung, Dosen ITB Hadirkan Inovasi ‘Apartemen Ayam Maggot’ Berbasis Ekonomi Sirkular
Lepas Kontingen Porsenitas dan Polwilda, Bupati Majalengka: Prestasi di Tengah Keterbatasan Adalah Kehebatan Nyata
Komitmen Cetak Atlet Berprestasi dan Berkarakter Mulia, SSB Brawijaya Kadipaten Tuan Rumah Liga Soeratin U-15
5 Tahun Terbengkalai, Warga Cileunyi Wetan Desak Eksekusi SK Gubernur Terkait Ganti Rugi Lahan Tol Cisumdawu
779 Warga Majalengka Mengundurkan Diri dari Penerima Bansos, Pemkab Perbaiki Data Kemiskinan
Pramuka Garuda Jadi Jalur Prioritas SPMB 2026, Kwarcab Majalengka Dorong Penguatan Karakter Pelajar
Heboh Ribuan Warga Majalengka Serbu Lanud Sugiri Sukani, Ada Apa?
Perkuat Kader Desa, TP PKK Majalengka Gelar Monev dan Salurkan Berbagai Bantuan Stimulan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:55 WIB

Atasi Krisis Sampah Bandung, Dosen ITB Hadirkan Inovasi ‘Apartemen Ayam Maggot’ Berbasis Ekonomi Sirkular

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:03 WIB

Lepas Kontingen Porsenitas dan Polwilda, Bupati Majalengka: Prestasi di Tengah Keterbatasan Adalah Kehebatan Nyata

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:23 WIB

Komitmen Cetak Atlet Berprestasi dan Berkarakter Mulia, SSB Brawijaya Kadipaten Tuan Rumah Liga Soeratin U-15

Senin, 22 Juni 2026 - 18:44 WIB

5 Tahun Terbengkalai, Warga Cileunyi Wetan Desak Eksekusi SK Gubernur Terkait Ganti Rugi Lahan Tol Cisumdawu

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:56 WIB

779 Warga Majalengka Mengundurkan Diri dari Penerima Bansos, Pemkab Perbaiki Data Kemiskinan

Berita Terbaru

Pers Rilis

DuPont Luncurkan Tyvek® APX™ di Pasar ASEAN

Rabu, 24 Jun 2026 - 14:41 WIB