Guru Besar Universitas Padjadjaran Temukan Terapi Sariawan Berbahan Dasar Alami

- Pewarta

Minggu, 29 September 2024 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Risetnya itu berbahan dasar alami yang dikemas dalam bentuk plester sehingga aman digunakan. (Sumber : unpad.ac.id)

Risetnya itu berbahan dasar alami yang dikemas dalam bentuk plester sehingga aman digunakan. (Sumber : unpad.ac.id)

HARIANSUMEDANG.COM – Hampir setiap orang khususnya di Indonesia pasti pernah mengalami rasa tidak nyaman karena sariawan di area mulut.

Rasa perih yang cukup mengganggu ini biasanya dibiarkan begitu saja hingga sembuh dengan sendirinya.

Namun, banyak juga orang memilih melakukan terapi dengan obat-obatan kimia yang tentu saja memiliki efek samping.

Guru Besar bidang Ilmu Farmasetika dan Teknologi Farmasi Universitas Padjadjaran Prof. apt. Nasrul Wathoni, S.Si., M.Si., Ph.D melakukan riset terapi sariawan.

Risetnya itu berbahan dasar alami yang dikemas dalam bentuk plester sehingga aman digunakan.

Tidak hanya aman, produk inovasi ini juga dapat membantu mempercepat penyembuhan luka pada sariawan.

Pengembangan inovasi plester sariawan yang diberi nama “Ulceosan” ini merupakan proyek hibah Matching Fund Kedaireka.

Dalam proses pengembangannya, Prof. Nasrul bersama tim bekerja sama dengan PT Lunaray Cahaya Abadi.

” Bukannya efek antiradang, antioksidan juga efek untuk anti bakteri yang bisa mempercepat penyembuhan luka, tetapi yang akan dipasarkan pertama hanya yang basis saja,” jelasnya.

Produk lain yang saat ini sedang dilakukan riset oleh Prof. Nasrul dan tim adalah Nano Spray propolis untuk penyembuhan jerawat.

Produk yang berbahan dasar propolis ini masih ada di tahap riset dasar dan sudah mendapatkan hibah pendanaan dari BRIN.

Lebih lanjut Prof. Nasrul juga menyampaikan bahwa produk plester untuk perawatan luka sariawan ini masih sedang dalam proses melengkapi persyaratan untuk membuat izin edar alat kesehatan

Harapannya adalah produk ini sudah bisa dijumpai di pasaran pada pertengahan tahun 2024 mendatang.

Prof. Nasrul juga menyampaikan harapannya agar produk plester untuk sariawan ini dapat segera beredar dan bisa diterima oleh masyarakat luas.

“Harapan saya ini dapat diterima di masyarakat, karena ini nyaman tanpa perih dan praktis atasi sariawan,” pungkasnya. Sumber : unpad.ac.id (Tatang Tarmedi) ***

 

Berita Terkait

Ketika Wali Kelas Menjelma ‘Jaksa’ di Ruang Kelas
Rekomendasi dan Tren Motor Listrik Murah di Indonesia 2026
IRI Indonesia Ajak Gereja di Papua Barat Daya Jadikan Mimbar sebagai Suara Perlindungan Hutan Papua
Peringatan Maulid Nabi 1448 H: Momentum Penguatan Karakter dan Akhlak Mulia Peserta Didik
SMPN 1 Wado Terapkan Teknologi Pembakaran Sampah dengan Uap Air
Gegara 1,5 Ton Ikan dan Uang Terbang: Kolam Al Kamil Sumedang Mendadak Penuh Sesak ‘Manusia Air’
Menavigasi Masa Depan Jurnalisme: Antara Akselerasi Otomatisasi dan Reimajinasi Profesi
Eksistensi Dodol Ibu Kita khas Tanara: Menjaga Resep Warisan di Tengah Gempuran Jajanan Modern

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Ketika Wali Kelas Menjelma ‘Jaksa’ di Ruang Kelas

Senin, 28 September 2026 - 14:15 WIB

Rekomendasi dan Tren Motor Listrik Murah di Indonesia 2026

Jumat, 4 September 2026 - 20:40 WIB

IRI Indonesia Ajak Gereja di Papua Barat Daya Jadikan Mimbar sebagai Suara Perlindungan Hutan Papua

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Peringatan Maulid Nabi 1448 H: Momentum Penguatan Karakter dan Akhlak Mulia Peserta Didik

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:58 WIB

SMPN 1 Wado Terapkan Teknologi Pembakaran Sampah dengan Uap Air

Berita Terbaru

Lifestyle

Ketika Wali Kelas Menjelma ‘Jaksa’ di Ruang Kelas

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB