HARIANSUMEDANG.COM — Sedikitnya empat ruang kelas di MTs Negeri 4 Sumedang dalam kondisi rusak, tapi dua diantaranya masih digunakan untuk kegiatan belajar.mengajar.
Hal itu disampaikan Kepala MTs Negeri 4 Sumedang, K Jamaludin, SAg, MM, kepada Hariansumedang.com beberapa waktu lalu.
Menurut Kepsek, ajuan bantuan perehaban telah dikirimkan ke Kemenag Pusat dengan rekomendasi dari Kemenag Sumedang dan Kanwil Jawa Barat.
” Tinggal menunggu keputusan hasil dari verifikasi saja, mudah-mudahan tidak seberapa lama lagi bantuan akan turun, ” harapnya.
Lebih jauhnya Kepsek mengungkapkan keinginannya untuk menjadikan MTs Negeri 4 Sumedang menjadi sekolah unggulan.
Salah satunya, melalui program ekstrskulikuler yang menunjang terhadap pemenuhan di bidang keilmuan khusus.
Kepsek menyebut diantaranya sedang dalam proses untuk penguasaan Kitab Kuning, ” Minimal siswa-siswa itu mengenal apalagi bisa membaca kitab-kitab kuning ” ungkapnya.
Memang tidak mudah, menurutnya untuk bisa membaca kitab-kitab kuning itu perlu waktu namun dicoba selama tiga tahun hasilnya bagaimana.
Ia pun sadar mempelajari Kitab-Kitab Kuning itu susah, jangankan di sekolah, di pesantren yang salafiyah pun agak sulit dicapai.
Baca Juga:
BWH® Hotels Mengumumkan Transformasi Perusahaan, Menyatukan Portofolio Global di Bawah WorldHotels™
Deklarasi Makassar: Gerakan Lintas Iman Desak Keadilan Ekologis dan Pengesahan RUU Masyarakat Adat
Ketika siswa mampu membaca kitab-kitab kuning, kata Kepsek, siswa bisa menggali ilmu dan mengusai ilmu agama lebih dalam lagi.
” Kitab Kuning memuat pemahaman dan penjelasan yang mendalam tentang ajaran Islam dari berbagai perspektif, itulah pentingnya, ” pungkas Kepsek Jamaludin.
( Tatang Tarmedi ) ***







