Inovasi Tanpa Batas: SMK Ardli Sela Sumedang Padukan Teknologi, Seni, dan Religi

- Pewarta

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG – SMK Ardli Sela kini menunjukkan taringnya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak tenaga teknis handal, tetapi juga insan yang berbudaya dan religius.

Salah satu gebrakan yang mencuri perhatian adalah hadirnya Daway (Dakwah Wayang) sebagai ikon baru sekolah.

Mereka tidak hanya mahir memegang kunci inggris atau perangkat komputer, tetapi juga terampil melestarikan seni tradisional sekaligus menyebarkan nilai-nilai keagamaan.

H. Aos Sanusi,S.Pd,.M.S selaku Ketua Yayasan Ardli Sela menegaskan bahwa visi besar SMK Ardli Sela ke depan adalah menciptakan keseimbangan antara hardskill dan softskill.

Menurutnya, dunia industri modern saat ini membutuhkan tenaga kerja yang memiliki karakter kuat dan kreativitas tinggi seperti vissi Teknik, Seni, dan Religi

” Melalui Daway, kami ingin membuktikan bahwa SMK Ardli Sela adalah wadah bagi siswa untuk memperkuat jati diri secara religi dan seni. Ini adalah fondasi karakter sebelum terjun ke dunia kerja,” ujarnya .

H. Aos Sanusi,S.Pd,.M.Si dikenal sebagai sosok pemimpin visioner yang telah berpengalaman menakhodai beberapa sekolah sebelumnya.

Rekam jejak keberhasilannya dalam memajukan institusi pendidikan menjadi modal utama untuk membawa SMK Ardli Sela menjadi SMK Unggulan.

Meskipun berstatus sebagai sekolah swasta, H Aos berkomitmen untuk:
meningkatkan Link and Match dengan Industri: Memastikan kurikulum sekolah selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Siswa didorong untuk berkompetisi baik di bidang akademik, olahraga, maupun seni di tingkat regional dan nasional. Hal itu didukung praktek teknik yang mumpuni dibarengi dengan ruang ekspresi seni yang layak.

Dengan perpaduan kurikulum teknik yang disiplin dan sentuhan humanis melalui seni Daway, SMK Ardli Sela optimis lulusannya akan memiliki nilai tawar yang lebih tinggi.

Para lulusan diharapkan tidak hanya menjadi pekerja, tetapi juga pribadi yang mampu beradaptasi, beretika, dan memiliki kreativitas di atas rata-rata.

H Aos tetap berpegang teguh bahwa pendidikan vokasi adalah jalur emas menuju masa depan yang cerah, berbudaya, dan tetap berpijak pada nilai-nilai ketuhanan.

Di bawah kepemimpinan kepala sekolah Bapak H.Ridwan,S. Pd serta Bapak Aos Sanusi,S.Pd,.M.Si selaku ketua Yayasan, SMK Ardli Sela benar-benar memasuki babak baru. (Teguh Safary)

Berita Terkait

37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data
Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026
Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor
Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak
H. Ecek Karyana, “Si Pisau Lipat Serbaguna” dari Sumedang
Pemerintah Desa Raharja Bantah Isu Penyelewengan Dana BUMDes Sektor Peternakan
Sumedang Akselerasi Digitalisasi Transaksi hingga Tingkat Desa Melalui HLM TP2DD 2026
MPLS SMAN Jatinunggal Hari Pertama, Harmoni Tradisi Sunda Sambut Ratusan Siswa Baru

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:15 WIB

37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:26 WIB

Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:21 WIB

Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:48 WIB

Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:53 WIB

H. Ecek Karyana, “Si Pisau Lipat Serbaguna” dari Sumedang

Berita Terbaru