Kabupaten Bogor Disebut Gerindra Memiliki Masalah Kemasyarakatan, Termasuk Kemiskinan dan Stunting

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 23 Juli 2024 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. (Facebook.com/@Ahmad Muzani)

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. (Facebook.com/@Ahmad Muzani)

HARIANSUMEDANG.COM – Bogor adalah wilayah yang istimewa, karena dihuni oleh tiga orang presiden, selain itu Hampir setiap pekan, orang Jakarta liburannya ke Bogor.

Sayangnya masih banyak masalah kemasyarakatan seperti kemiskinan, stunting, sanitasi, infrastruktur pemukiman, jalan rusak, dan masalah lainnya.

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyampaikan hal itu dalam keterangannya di Bogor, Senin (22/7/2024).

“Bogor ini istimewa. Tiga presiden mulai dari Pak SBY tinggal di Cikeas, Pak Jokowi tinggal di Kota Bogor, dan presiden terpilih tinggal di Hambalang.”

“Inilah keistimewaan Bogor. Apalagi Bogor menjadi daya tarik wisata warga Jakarta. Hampir setiap pekan, orang Jakarta liburannya ke Bogor.”

“Tapi masih banyak masalah kemasyarakatan seperti kemiskinan, stunting, sanitasi, infrastruktur pemukiman, jalan rusak, dan masalah lainnya,” jelas Muzani.

Dikutip Harianbogor.com, menurut Muzani, tugas Bupati Bogor tidaklah mudah.

umlah penduduk yang besar dan wilayah yang luas jadi tantangan tersendiri.”

Muzani menambahkan, setelah Prabowo terpilih menjadi presiden, maka perlu sosok kepala daerah yang bisa mengakselerasi program pemerintah ke depan.

Sebab, membangun dan mensejahterakan rakyat Indonesia tidak mungkin sendirian.

“Tidak mungkin Pak Prabowo sendirian. Kita perlu gubernur walikota dan bupati. Kita perlu bekerjasama dengan partai politik lain.”

“Sekarang setelah Pak Prabowo menjadi presiden terpilih, seluruh partai potensial menjadi kekuatan bersama untuk membangun bangsa Indonesia ke depan,” tutur Muzani.

Gerindra Deklarasikan Rudy Susmanto sebagai Calon Bupati Kabupaten Bogor

Ahmad Muzani mendeklarasikan Rudy Susmanto sebagai Calon Bupati Kabupaten Bogor di Pilkada mendatang.

Meski Partai Gerindra bisa mengusung sendiri, namun kerja sama politik dengan partai lain di Kabupaten Bogor tetap diperlukan.

“Hari ini Rudy resmi sebagai calon bupati Bogor. Itu sebabnya saya minta dengan hormat.”

“Kepada seluruh pengurus ranting, PAC, dan DPC untuk memenangkan Rudy di gang-gang di kampung-kampung di desa-desa,” kata Muzani di Bogor, Senin (22/7/2024).

Muzani mengatakan, membangun Kabupaten Bogor tidak mungkin sendirian.

Partai Gerindra harus bersama-sama dengan kekuatan partai politik lainnya.

Untuk membangun masa depan dan mensejahterakan masyarakat Kabupaten Bogor.

Dan sebagai calon bupati, Rudy harus siap menyelesaikan masalah itu semua.

“Insya Allah masyarakat Kabupaten Bogor sumringah menyambut Rudy sebagai calon bupati.”

“Ini adalah tugas Rudy jika terpilih bupati. Bagaimana menjadikan orang Bogor jadi kaya dan tebal dompetnya.”

“Bagaimana orang Bogor menjadi cerdas otaknya, tinggi pendidikannya, sehat badannya, bagus parasnya,” jelas Wakil Ketua MPR ini.

“Kalau kemudian di Bogor kita harus berkoalisi, silakan dibicarakan dan DPP akan mendengarkan dan mengikuti apa yang menjadi pandangan teman-teman,” tutupnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnispost.com dan Infoekonomi.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Malukuraya.com dan Harianmalang.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

BGN Buka Opsi Coret Siswa SMA dari Daftar Penerima Makan Bergizi Gratis pada 2027
Pusaran Korupsi Badan Gizi Nasional: Menanti Babak Baru Setelah Pengajuan Justice Collaborator
JPU Tolak Seluruh Pledoi Nadiem Makarim dalam Sidang Replik Kasus Korupsi Chromebook
Muncul Perdana usai Didapuk Jadi Kepala BGN, Nanik Deyang Ungkap Alasan Militer Urus MBG
Hari Pertama Penyaluran, TASPEN Rampungkan 99% Pembayaran Gaji ke-13 Pensiunan ASN
Pemerintah Perbarui Data Penerima Bansos Juni 2026, Fokuskan Penyaluran untuk Desil 1-4
Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)
Maksimalkan Media Sosial, Menkum Supratman Andi Agtas Dorong Respons Cepat Pelayanan Publik dan Transparansi Karier ASN

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:05 WIB

BGN Buka Opsi Coret Siswa SMA dari Daftar Penerima Makan Bergizi Gratis pada 2027

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:07 WIB

Pusaran Korupsi Badan Gizi Nasional: Menanti Babak Baru Setelah Pengajuan Justice Collaborator

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:51 WIB

JPU Tolak Seluruh Pledoi Nadiem Makarim dalam Sidang Replik Kasus Korupsi Chromebook

Jumat, 5 Juni 2026 - 03:11 WIB

Muncul Perdana usai Didapuk Jadi Kepala BGN, Nanik Deyang Ungkap Alasan Militer Urus MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:04 WIB

Hari Pertama Penyaluran, TASPEN Rampungkan 99% Pembayaran Gaji ke-13 Pensiunan ASN

Berita Terbaru