Kabupaten Sumedang Bakal Miliki City Branding Strategi Untuk Tingkatkan Daya Saing

- Pewarta

Kamis, 1 Februari 2024 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSUMEDANG.COM – Dalam waktu dekat, Kabupaten Sumedang bakal memiliki City Branding sebagai salah satu strategi dalam meningkatkan daya saing melalui penguatan identitas lokal.

Rancangan City Branding Kabupaten Sumedang tersebut dibahas dalam Forum Group Discussion (FGD) yang digelar di Gedung Negara, Kamis (1/2/2024).

Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman mengatakan, saat ini sudah ada desain standar yang akan menjadi City Branding Kabupaten Sumedang.

Baik dari logo maupun tagline yang akan dimanfaatkan mengkapitalisasi potensi ekonomi dan wisata Kabupaten Sumedang.

“Ada beberapa masukan design baik secara visual dan sudah sangat mewakili Sumedang. Untuk tagline kita angkat mengacu pada potensi Sumedang mulai dari Sumedang Het Paraijs Van Java, Sumedang Tje Soul of Sunda dan Sumedang City of Knowledge,” katanya.

Dengan adanya City Branding ini, dirinya optimis bisa mengakselerasi pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Sumedang.

Terlebih, belakangan ini berbagai destinasi wisata hadir di Sumedang. “Kami akan luncurkan awal tahun ini sebagai rujukan dalam membuat korespondensi, membuat berbagai merchandise, dan cinderamata.

Mudah-mudahan menggairahkan ekonomi masyarakat khususnya UMKM,” kata Herman

Fasilitator FGD dan perancangan City Branding, Septian Firmansyah mengatakan, City Branding ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing Sumedang melalui akselerasi kunjungan wisata dan investasi serta penguatan identitas

. “City Branding tujuannya agar Sumedang memiliki unique selling point. Secara rinci, menciptakan citra menarik, merangsang proses pembaharuan kota dan membangun semangat warga,”ujarnya.

Septian mengatakan, bahwa City Branding ini bagian dari upaya dalam mendukung Sumedang sebagai kita/kabupaten kreatif.

Setidaknya, kata dua ada sebelas formula yang harus dipenuhi dalam mencapai kota/kabupaten kreatif atau Catha Ekadaksa.

“Ada sebelas formula beberapa diantaranya Forum Ekonomi Kreatif, Komite Ekonomi Kreatif, Ekosistem Kreatif, navigasi

pembangunan kota, strategi komunikasi dan narasi, festival kreatif, design action, wirausaha kreatif, Command Center dan City Branding,” jelasnya. (Tatang Tarmedi) ***

Berita Terkait

Sertijab Kepala Desa Cipelang Kecamatan Ujungjaya Harapan Baru untuk Desa yang Lebih Maju
Menusuk Dari Sekolah Terpencil Untuk Membuka Ruang Inovatif di Sekolah Besar : Deni Kurniawan, Kasek SMPN 2 Rancakalong
Jatnika Pria Utama : Wujud Kepala Sekolah yang Berkarya, Menginspirasi Melalui Seni
Mahasiswa SAPPK ITB Edukasi Pelajar tentang Ruang Publik Berkelanjutan di SMA Negeri Jatinangor
Bupati Sumedang Lantik Tiga Pejabat Eselon II, Tekankan Kerja Cepat dan Turun Langsung ke Masyarakat
Menapaki Jejak Penuh Dedikasi: Sony Darma Jatnika, Dari Sumedang Utara Hingga Menjadi Pilar Pendidikan
Jum’at Berkah Ramadhan: Berbagi Takjil dan Perdamaian depan Markas Koramil Tanjungsari
Kusyadi, S.Pd.,M.M.Pd.,: Perjalanan Panjang dari Seorang Guru Honorer Menjadi Kepala Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 02:14 WIB

Sertijab Kepala Desa Cipelang Kecamatan Ujungjaya Harapan Baru untuk Desa yang Lebih Maju

Rabu, 11 Maret 2026 - 07:14 WIB

Menusuk Dari Sekolah Terpencil Untuk Membuka Ruang Inovatif di Sekolah Besar : Deni Kurniawan, Kasek SMPN 2 Rancakalong

Selasa, 10 Maret 2026 - 06:21 WIB

Jatnika Pria Utama : Wujud Kepala Sekolah yang Berkarya, Menginspirasi Melalui Seni

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:20 WIB

Mahasiswa SAPPK ITB Edukasi Pelajar tentang Ruang Publik Berkelanjutan di SMA Negeri Jatinangor

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:41 WIB

Bupati Sumedang Lantik Tiga Pejabat Eselon II, Tekankan Kerja Cepat dan Turun Langsung ke Masyarakat

Berita Terbaru