Korea Utara Peringatkan Amerika Serikat tentang Kemungkinan  ‘Awal’ Terjadinya Perang

- Pewarta

Selasa, 20 Agustus 2024 - 03:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korea Utara telah mengeluarkan peringatan nuklir baru kepada pihak  Amerika Serikat. ( Newsweek / Tatang Tarmedi )

Korea Utara telah mengeluarkan peringatan nuklir baru kepada pihak Amerika Serikat. ( Newsweek / Tatang Tarmedi )

HARIANSUMEDANG.COM – Korea Utara telah mengeluarkan peringatan nuklir baru kepada pihak  Amerika Serikat.

Peringatan terkait  aktivitasnya di Semenanjung Korea yang ditafsirkannya sebagai latihan untuk konflik bersenjata.

Pernyataan itu  dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Pyongyang  sebagai reaksi atas latihan militer AS dan Korsel yang sedang berlangsung.

Pada hari Senin, kantor berita  KNCA merilis pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Korea Utara.

Pernyataan menyoroti latihan “Ulchi Freedom Shield,” yang disebutnya sebagai “latihan militer gabungan provokatif berskala besar.”

“Latihan termasuk simulasi konfrontasi nuklir dengan DPRK, mengungkap sifat provokatif  sebagai langkah awal menuju perang nuklir,” katanya.

Newsweek telah menghubungi Komando Indo-Pasifik Amerika Serikat untuk memberikan komentar mengenai klaim Korea Utara.

Pada hari Senin, AS memulai latihan militer gabungan tahunannya dengan Korea Selatan .

Latihan tahun ini difokuskan pada peningkatan kemampuan untuk menghadapi meningkatnya ancaman yang ditimbulkan oleh Korea Utara.

Latihan ditetapkan akan berlanjut hingga 29 Agustus, melibatkan lebih dari 40 jenis latihan lapangan.

Termasuk latihan yang  untuk mensimulasikan serangan rudal, pengacauan GPS, dan serangan siber.

Korea Selatan mengungkap  latihan bilateral tersebut  akan semakin memperkuat kemampuan  untuk mencegah dan mempertahankan diri terhadap nuklir.

Namun, Pyongyang mengatakan  latihan pertahanan ini  mempersiapkan diri menghadapi konflik, dan menuduh kedua negara tengah berlatih “operasi pemenggalan kepala” terhadap rezim Kim Jong Un . ( TT ) ***

Berita Terkait

Dikira Anak Landak Kritis, Wanita Ini Bawa Pom-Pom Topi Kupluk ke Rumah Sakit Hewan
UNIK MENARIK: Dari Bebek Maskot Piala Dunia Hingga Fosil yang Terlupakan di Laci Kantor
Mengintip Makanan Bergizi Gratis di Berbagai Negara Termasuk Apa Saja Menunya
Mempererat Kekeluargaan, Meneguhkan Perdamaian: Catatan Kunjungan Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Paris
Pemerintah Indonesia Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Personel TNI Penjaga Perdamaian di Lebanon
Kementerian Luar Negeri: 32 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran, Sebagian Kini Sudah Tiba di Indonesia
Dialog Kenegaraan Presiden Prabowo: Simbol Persatuan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global
Pelatih Valencia CF dan Tiga Anaknya Tewas dalam Kecelakaan Kapal di Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Dikira Anak Landak Kritis, Wanita Ini Bawa Pom-Pom Topi Kupluk ke Rumah Sakit Hewan

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:32 WIB

UNIK MENARIK: Dari Bebek Maskot Piala Dunia Hingga Fosil yang Terlupakan di Laci Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:43 WIB

Mengintip Makanan Bergizi Gratis di Berbagai Negara Termasuk Apa Saja Menunya

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:47 WIB

Mempererat Kekeluargaan, Meneguhkan Perdamaian: Catatan Kunjungan Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Paris

Jumat, 3 April 2026 - 16:36 WIB

Pemerintah Indonesia Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Personel TNI Penjaga Perdamaian di Lebanon

Berita Terbaru

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB