Manager Tim U-23 Indonesia  Protes Kepemimpinan Wasit Saat Lawan Qatar di Stadion Jassim bin Hamad, Doha

- Pewarta

Rabu, 17 April 2024 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manajer tim U-23 Indonesia, Endri Erawan resmi layangkan protes ke Konfederasi Sepak Bola Asia ( Dok.pssi.org )

Manajer tim U-23 Indonesia, Endri Erawan resmi layangkan protes ke Konfederasi Sepak Bola Asia ( Dok.pssi.org )

HARIANSUMEDANG.COM — Manajer tim U-23 Indonesia, Endri Erawan resmi layangkan protes ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Protes resmi itu, terkait kepemimpinan wasit Nasrullo Kabirov dan wasit video assitent referee (VAR), Sivakorn Pu-Udom.

Pertandingan perdana kedua tim grup A tersebut berlangsung di Stadion Jassim bin Hamad, Doha, Senin (15/4)  dengan kemenangan 2-0 untuk Qatar.

“Tentu kita semua kecewa dengan kepemimpinan wasit Nasrullo Kabirov dan wasit VAR, Sivakorn Pu-Udom, ” katanya.

Mereka  banyak memberikan keputusan yang merugikan Indonesia. Setelah pertandingan,  ” kami resmi protes kepada AFC terkait keputusan-keputusan mereka, ”  kata Endri.

Meskipun protes tidak akan mengubah hasil pertandingan, Namun setidaknya untuk pertandingan selanjutnya  para wasit/perangkat pertandingan tidak akan merugikan lagi  tim U-23 Indonesia,

Selain soal kinerja wasit, imbuh Endri, pada laga hari itu tim U-23 Indonesia juga merasa dikerjain atau dibikin tidak nyaman saat berangkat ke stadion dari hotel jelang laga tersebut.

“Ya ada kejadian yang kita sayangkan yakni bus tim Indonesia saat dari hotel menuju stadion tempat pertandingan kita dilewatkan jalan yang jauh dan berputar-putar (diluar jalur normal).

Alhasil, kita satu tim telat memasuki stadion hampir 20 menit, harusnya hanya 8-10 menit dari hotel ke stadion. Karena biasanya dan sesuai regulasi kita datang ke stadion yakni 90 menit sebelum kick off.

Entah hal ini siapa yang salah, yang jelas kita juga laporkan ke AFC, karena membuat kami semua rugi waktu dan tidak nyaman,” tukas Endri. (Tatang Tarmedi / PSSI.org) ***

Berita Terkait

Kekalahan Timnas Indonesia U-19 dengan Skor Tipis, Ini Pandangan Media Australia
Pelatih Mozambik Puji Timnas Indonesia, ” Ranking FIFA Hanyalah Ilusi ” Katanya
Media Vietnam Soroti Kelemahan Taktis Usai Ditumbangkan Timnas U-19 Indonesia
Media Inggris Memperkirakan Anak Asuh John Herdman Bakal Menghadapi Perlawanan Sengit dari Tim Tamu
Sanksi Larangan Transfer FIFA Jadi Ganjalan Besar Persib Bandung Menuju Ambisi Kuatrik Juara dan Pentas Asia
Kisah di Balik ‘Garasi Persib’ Sumedang: Totalitas Bobotoh Sejati dan Restu Hangat Sang Istri
Bobotoh Kolot (Boboko) Sumedang Dukung Persib Bandung quadruple Juara Liga 1 
Hattrick Takhta Pangeran Biru: Dominasi Mutlak Persib Bandung Guncang Media Internasional

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:52 WIB

Kekalahan Timnas Indonesia U-19 dengan Skor Tipis, Ini Pandangan Media Australia

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:05 WIB

Pelatih Mozambik Puji Timnas Indonesia, ” Ranking FIFA Hanyalah Ilusi ” Katanya

Senin, 8 Juni 2026 - 15:01 WIB

Media Vietnam Soroti Kelemahan Taktis Usai Ditumbangkan Timnas U-19 Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:28 WIB

Media Inggris Memperkirakan Anak Asuh John Herdman Bakal Menghadapi Perlawanan Sengit dari Tim Tamu

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:25 WIB

Sanksi Larangan Transfer FIFA Jadi Ganjalan Besar Persib Bandung Menuju Ambisi Kuatrik Juara dan Pentas Asia

Berita Terbaru