Table of Contents
ToggleOptimalkan Potensi Agraris, UPTD Pertanian Wilayah Tomo Terus Kawal Ketahanan Pangan Sumedang
HARIANSUMEDANG.COM – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pertanian dan Ketahanan Pangan Wilayah Tomo, Kabupaten Sumedang, terus memperkuat perannya sebagai garda terdepan dalam mengawal stabilitas pangan dan produktivitas sektor pertanian di tingkat kecamatan.
Melalui pendampingan intensif dan sinergi bersama pemerintah desa, UPTD Pertanian Wilayah Tomo berfokus pada perluasan komoditas unggulan dan pemanfaatan lahan produktif.
Kecamatan Tomo yang secara geografis memiliki potensi agraris yang kuat—baik di sektor padi maupun palawija—menjadi salah satu wilayah krusial dalam menyokong visi ketahanan pangan Kabupaten Sumedang.
Sinergi Program Ketahanan Pangan di Lapangan
Jejak aktivitas pertanian di wilayah Tomo menunjukkan tren penguatan integrasi antara instruksi dinas dan realisasi di tingkat desa. Salah satu bentuk nyata di lapangan adalah pengawalan program Ketahanan Pangan (Ketapang) melalui diversifikasi tanaman pangan.
Baru-baru ini, pihak desa di wilayah Tomo, seperti Pemerintah Desa Tomo, sukses merealisasikan pemanfaatan lahan produktif seluas 1,5 hektar di Blok Margawindu untuk penanaman komoditas jagung.
Langkah strategis ini tidak lepas dari peran para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di bawah naungan UPTD Pertanian Tomo yang secara rutin memberikan bimbingan teknis penanaman, manajemen pupuk, hingga antisipasi hama kepada kelompok tani setempat.
Struktur Organisasi dan Fungsi Teknis
Berdasarkan data cetak biru organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sumedang, UPTD Pertanian dan Ketahanan Pangan Wilayah Tomo memiliki fungsi desentralisasi pelayanan umum di bidang pertanian.
Tugas pokoknya meliputi:
Baca Juga:
Tingkatkan Layanan Kesehatan, Pemkab Sumedang Mulai Pembangunan Puskesmas Cimanggung Baru
Desain Ruang Kelas Dinilai Masih Sarat Intervensi Politik, Guru Besar ITB Desak Evaluasi Total
-
Formulasi dan implementasi kebijakan teknis pertanian di tingkat wilayah kecamatan.
-
Pemberian pembinaan teknis, logistik, serta pengawasan peredaran sarana produksi pertanian (benih dan pupuk).
-
Pendampingan pemanfaatan alokasi anggaran sektoral, termasuk optimalisasi dana stimulan bagi para petani lokal seperti petani hortikultura maupun tembakau yang menjadi salah satu komoditas strategis di Sumedang.
Struktur kepemimpinan di UPTD Wilayah Tomo dirancang untuk memastikan rantai komando teknis berjalan cepat, berkoordinasi langsung dengan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang guna merespons dinamika cuaca dan tantangan masa tanam para petani.
Menghadapi Tantangan Sektor Pertanian Modern
Memasuki tantangan iklim dan pemulihan ekonomi saat ini, UPTD Pertanian Wilayah Tomo dihadapkan pada misi besar untuk mendorong digitalisasi pelaporan pertanian serta peningkatan produktivitas hasil panen.
Melalui optimalisasi kelompok tani (Kelompok Tani/Gapoktan), UPTD berkomitmen memastikan program bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah—seperti bantuan benih, alat mesin pertanian (alsintan), dan alokasi pupuk bersubsidi—dapat tersalurkan secara tepat sasaran.
Dengan pengawalan yang konsisten dari pihak UPTD, sektor pertanian di Kecamatan Tomo diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan konsumsi lokal, namun juga berkontribusi meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani secara berkelanjutan. ( Catatan Abdul Haris / Jurnalis hariansumedang.com)








