PLN Sumedang Gelar Pasukan & Alat: Tak Ada yang Lebih Berharga dari Jiwa Manusia!

- Pewarta

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumedang menggelar kegiatan Gelar Peralatan dan Alat Pelindung Diri (APD) sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam membudayakan keselamatan kerja, memperkuat disiplin terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), serta memastikan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkualitas kepada masyarakat. ( Dok.Hariansumedang.com / Tatang Tarmedi )

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumedang menggelar kegiatan Gelar Peralatan dan Alat Pelindung Diri (APD) sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam membudayakan keselamatan kerja, memperkuat disiplin terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), serta memastikan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkualitas kepada masyarakat. ( Dok.Hariansumedang.com / Tatang Tarmedi )

PLN Sumedang Gelar Pasukan & Alat: Tak Ada yang Lebih Berharga dari Jiwa Manusia!

 

HARIANSUMEDANG.COM – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumedang menggelar inspeksi besar-besaran terkait kesiapan peralatan dan Alat Pelindung Diri (APD). Langkah ini diambil guna memperkuat budaya keselamatan kerja sekaligus memastikan pelayanan listrik ke masyarakat tetap andal dan aman.

Kegiatan yang melibatkan seluruh pegawai dan mitra kerja ini mencakup pemeriksaan menyeluruh. Mulai dari kelengkapan dan kelayakan APD, kondisi kendaraan operasional, performa peralatan kerja, hingga kesiapan fisik dan mental para personel di lapangan.

Manager PLN UP3 Sumedang, Ramdani Agustiyansah, menegaskan bahwa keselamatan kerja bukanlah sekadar formalitas, melainkan budaya yang wajib mendarah daging dalam setiap aktivitas operasional.

Gelar Peralatan dan APD ini adalah komitmen nyata PLN untuk memastikan setiap pekerjaan di lapangan berjalan aman, profesional, dan patuh standar. Kami ingin memastikan petugas dibekali APD lengkap dan alat yang laik pakai,” ujar Ramdani kepada media, Jumat (12/6/2026).

Ramdani juga mengingatkan pentingnya disiplin terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP). Menurutnya, aspek keselamatan merupakan tanggung jawab kolektif.

“Keselamatan bukan cuma beban perusahaan, tapi tanggung jawab bersama seluruh insan PLN dan mitra kerja,” tambahnya.

Transformasi Menuju Pelayanan Kelas Dunia

Tidak hanya fokus pada pemeliharaan alat, PLN juga terus mendongkrak kompetensi human capital mereka. Berbagai program pembinaan, pelatihan intensif, hingga sertifikasi rutin diberikan kepada pegawai dan mitra kerja agar siap menghadapi dinamika di lapangan.

Secara terpisah, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyatakan bahwa aspek Safety merupakan pilar utama dalam transformasi PLN menuju perusahaan pelayanan kelas dunia (world-class service).

Pelayanan kelas dunia hanya bisa dicapai oleh SDM yang kompeten, disiplin, dan menomorsatukan keselamatan. Budaya aman harus hidup di dalam diri setiap insan PLN,” tegas Sugeng.

Sugeng menutup dengan sebuah pesan kuat yang menjadi prinsip mutlak bagi seluruh jajaran PLN dalam menjaga keandalan listrik di Jawa Barat.

“Tidak ada pekerjaan yang lebih penting daripada keselamatan, dan tidak ada yang lebih berharga daripada jiwa manusia,” pungkasnya. ****

(Tatang/HS)

Berita Terkait

Lestarikan Budaya Sunda  hingga Rela Berburu Lisung Tua: Aksi Nyata SMPN 9 Sumedang Pada Pawai Lampion RI
Strategi Kades Margajaya Pertahankan Pembangunan di Tengah Penurunan Dana Desa 2026
Bentuk Kepekaan Sosial: Camat Buahdua Gelar Kunjungan Kemanusiaan ke Lansia Tunggal di Desa Ciawitali
KUA PPAS 2026 Harus Berpihak Pada Hajat Hidup Warga Sumedang, DPRD Tekankan Koreksi Arah Pembangunan
Peringatan HUT RI ke-81 di Surian Berlangsung Meriah, Ratusan Warga Tetap Antusias Meski Jalan Rusak
Semarak Milangkala dan HUT RI ke-81, Pemerintah Kecamatan Ujungjaya Gelar “Gerakan Sumedang Membumi”
Senyum Mandiri dari Cibeureum Kulon: Kala Deti Memilih Lepas dari Jaring Bansos
Kreativitas Warga Meluap, Pawai Pembangunan HUT ke-81 RI Semarakkan Pusat Kota Sumedang

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:55 WIB

Lestarikan Budaya Sunda  hingga Rela Berburu Lisung Tua: Aksi Nyata SMPN 9 Sumedang Pada Pawai Lampion RI

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:23 WIB

Strategi Kades Margajaya Pertahankan Pembangunan di Tengah Penurunan Dana Desa 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Bentuk Kepekaan Sosial: Camat Buahdua Gelar Kunjungan Kemanusiaan ke Lansia Tunggal di Desa Ciawitali

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:04 WIB

KUA PPAS 2026 Harus Berpihak Pada Hajat Hidup Warga Sumedang, DPRD Tekankan Koreksi Arah Pembangunan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Peringatan HUT RI ke-81 di Surian Berlangsung Meriah, Ratusan Warga Tetap Antusias Meski Jalan Rusak

Berita Terbaru