PMI Sumedang Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Melalui Ribuan Relawan dan Pengurus Kecamatan

- Pewarta

Rabu, 8 April 2026 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG – Palang Merah Indonesia (PMI) terus memperkokoh garda terdepan dalam penanggulangan bencana dengan mengandalkan kekuatan relawan yang tersebar hingga ke tingkat desa.

H. Agus Rasjidi Ketua PMI Sumedang mengungkapkan, organisasi kemanusiaan ini telah memobilisasi sekitar 2.000 tenaga relawan yang siap diterjunkan kapan saja dalam situasi darurat.

Dalam menjalankan tugasnya, PMI membagi tenaga lapangan ke dalam dua kategori utama guna memastikan penanganan yang profesional dan tepat sasaran:

Tenaga Sukarela (TSR), terdiri dari para profesional yang memiliki keahlian khusus, seperti dokter, perawat, dan bidan. Kelompok ini fokus pada bantuan medis dan teknis sesuai dengan profesi masing-masing saat terjadi bencana.

Korps Sukarela (KSR), umumnya beranggotakan mahasiswa atau pemuda dengan rentang usia setara mahasiswa. Kelompok inilah yang menjadi tulang punggung di lapangan, siap bekerja 24 jam penuh dalam melakukan evakuasi dan bantuan langsung di lokasi bencana.

Selain kekuatan relawan, PMI juga memperkuat struktur organisasi melalui Pengurus Tingkat Kecamatan. Pengurus ini merupakan kolaborasi antara tokoh masyarakat, unsur relawan, dan aparat pemerintah setempat.

Sinergi ini terbukti efektif dalam mempercepat alur informasi. “Ketika terjadi bencana di suatu kecamatan, pengurus setempat akan melaporkan terlebih dahulu kepada kami. Jika diperlukan bantuan tambahan, tim akan langsung meluncur ke lokasi,” ujar H. Agus Rasjidi.

Keandalan sistem ini tidak hanya teruji pada bencana alam skala besar, tetapi juga pada kejadian darurat sehari-hari. Sebagai contoh, pada insiden kecelakaan yang terjadi baru-baru ini, pihak Kepolisian (Polri) langsung berkoordinasi dengan PMI untuk melakukan evakuasi korban menuju rumah sakit.

“Kami hadir untuk membantu, mulai dari evakuasi jenazah hingga transportasi pasien ke rumah sakit secara sukarela dan tanpa pamrih,” tambahnya.

Dengan ribuan relawan yang terorganisir dengan baik, PMI Sumedang berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam setiap misi kemanusiaan. ( Tatang Tarmedi ) ****

Berita Terkait

SD Negeri Sampora Menerima Bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan TA 2026
Bupati H. Dony Ahmad Munir Kupas Makna Simbolis Olah Raga Paralayang
13 Negara Akan Ramaikan West Java Paragliding Championship 2026
Kepala Sekolah SD Negeri Cimirun Wado Pimpin Pembenahan Fasilitas dan Perbaikan Ruang Kelas
Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Harus Dijaga Bila Dijual Ada Sanksi Hukum
Rapat paripurna DPRD kabupaten Sumedang dalam rangka Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah dan Raperda Perubahan APBD
Wabup Fajar Tekankan Sekolah Ramah Lingkungan: Mulai dari Kelas hingga Pilah Sampah
Tukang Becak Sumedang Ikuti Pelatihan Becak Listrik, Bupati Dony: Pelayanan Harus Ramah dan Someah

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:55 WIB

SD Negeri Sampora Menerima Bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan TA 2026

Minggu, 13 September 2026 - 11:46 WIB

Bupati H. Dony Ahmad Munir Kupas Makna Simbolis Olah Raga Paralayang

Minggu, 13 September 2026 - 11:26 WIB

13 Negara Akan Ramaikan West Java Paragliding Championship 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:31 WIB

Kepala Sekolah SD Negeri Cimirun Wado Pimpin Pembenahan Fasilitas dan Perbaikan Ruang Kelas

Kamis, 10 September 2026 - 21:56 WIB

Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Harus Dijaga Bila Dijual Ada Sanksi Hukum

Berita Terbaru