Potret Perjalanan H.Apit Miftahudin dari Guru Honorer di Mts Swasta hingga Menjadi Kepala Sekolah SMA Negeri

- Pewarta

Jumat, 5 September 2025 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Apit Miftahudin Kepala SMA Negeri 1 Jatinunggal di awal karirnya pernah jadi guru honorer di MTs swasta ( foto Istimewa / Tatang Tarmedi )

H. Apit Miftahudin Kepala SMA Negeri 1 Jatinunggal di awal karirnya pernah jadi guru honorer di MTs swasta ( foto Istimewa / Tatang Tarmedi )

SUMEDANG – Filsuf Islam, Al-Kindi, salah seorang yang meyakinkan frasa bahwa ketekunan adalah pangkal dari kesuksesan.

Tentang kebenaran frasa tadi, mungkin saja akan diamini seorang H. Apit Miftahudin, kini beliau Kepala SMA Negeri Jatinunggal.

Melihat dari perjalanan hidupnya, beliau benar-benar merangkak dari bawah, pernah menjadi guru honorer di MTs Al-Falah Cicalengka.

Setelah bertahun-tahun menjalani pengabdian sebagai guru honorer, akhirnya Pria kelahiran Jatinangor 6 Juli 1967 itu diangkat jadi guru PNS.

Ketekunannya Sarjana dan pasca sarjana Uninus ini tidak sampai di sana,  bersama KH Mukhlis Aliyudin ia merintis berdirinya Lembaga Pendidikan Al-Aqsha Jatinangor.

Lembaga Al-aqsha itu sendiri kini telah tumbuh menjadi lembaga pendidikan modern berbasis pesantren yang mendapat kepercayaan masyarakat.

Membagi tugas mengajar selaku guru di SMA Negeri Jatinunggal sembari menjadi kepala sekolah di Al-Aqsha, terus ia jalani selama bertahun-tahun.

Di tengah kesibukannya mengurus dunia pendidikan, H. Apit selalu tidak meninggalkan hobinya melukis kaligrafi, telah banyak piala diraih dalam MKQ (Musabaqah Kaligrafi Qur’an) di Sumedang dan di luar Sumedang.

Akhirnya, berkat ketekunan dan keikhlasannya dalam mendidik, beliau mendapat undangan tugas selaku kepala sekolah SMA Negeri Jatinunggal.

H. Apit Miftahudin  tidak berhenti pada satu pengabdian, bahkan ia juga mengembangkan  TKA/ TPA Al-Ikhlas di Cibala Jatinunggal.( Tatang ) ***

Berita Terkait

Peringatan Maulid Nabi 1448 H: Momentum Penguatan Karakter dan Akhlak Mulia Peserta Didik
SMPN 1 Wado Terapkan Teknologi Pembakaran Sampah dengan Uap Air
Gegara 1,5 Ton Ikan dan Uang Terbang: Kolam Al Kamil Sumedang Mendadak Penuh Sesak ‘Manusia Air’
Menavigasi Masa Depan Jurnalisme: Antara Akselerasi Otomatisasi dan Reimajinasi Profesi
Eksistensi Dodol Ibu Kita khas Tanara: Menjaga Resep Warisan di Tengah Gempuran Jajanan Modern
Istana Bunga Plastik Sumedang Hadirkan Solusi Dekorasi Meja Kerja Elegan dan Terjangkau
Unik! Pohon Kelapa “Menjelajah” Tanah Sebelum Menjulang Tinggi di Tanjungsari Sumedang
Menerjang Hujan dan Ombak Demi Nyawa: Perjuangan Bidan Vera di Pesisir Langkat

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Peringatan Maulid Nabi 1448 H: Momentum Penguatan Karakter dan Akhlak Mulia Peserta Didik

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:58 WIB

SMPN 1 Wado Terapkan Teknologi Pembakaran Sampah dengan Uap Air

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Gegara 1,5 Ton Ikan dan Uang Terbang: Kolam Al Kamil Sumedang Mendadak Penuh Sesak ‘Manusia Air’

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Menavigasi Masa Depan Jurnalisme: Antara Akselerasi Otomatisasi dan Reimajinasi Profesi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Eksistensi Dodol Ibu Kita khas Tanara: Menjaga Resep Warisan di Tengah Gempuran Jajanan Modern

Berita Terbaru