Presiden Prabowo: Kunci Sukses Negara Adalah Berani Akui Kekurangan dan Cari Solusi

- Pewarta

Senin, 29 Juni 2026 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo saat menutup acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di Jakarta Convention Center  (Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)

Presiden Prabowo saat menutup acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di Jakarta Convention Center (Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa keberhasilan suatu negara tidak ditentukan oleh kemampuannya menghindari persoalan. Sebaliknya, kesuksesan diukur dari keberanian negara tersebut dalam menghadapi, mengakui kekurangan, dan menyelesaikan setiap tantangan secara bersama-sama.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menutup acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (28/6/2026). Acara tersebut dihadiri oleh sedikitnya 2.600 peserta yang terdiri dari para rektor dan akademisi dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Saya berkeyakinan bahwa kesulitan itu harus dihadapi. Kita harus berani menghadapi kesulitan, berani mengakui kesulitan, dan bekerja keras mencari solusi terhadap kesulitan,” ujar Prabowo di hadapan para akademisi.

Terbuka Terhadap Kritik dan Masukan

Dalam pidatonya, Kepala Negara menekankan pentingnya membangun budaya yang terbuka terhadap kritik dan masukan. Menurutnya, sebuah organisasi atau negara yang maju adalah mereka yang secara jujur mampu mengenali kelemahan internalnya untuk kemudian diambil langkah perbaikan.

“Organisasi, masyarakat, dan negara yang sukses adalah yang berani mengetahui, mencari kesulitan dan kekurangan, lalu mengatasinya,” tuturnya.

Komitmen Menindaklanjuti Usulan Akademisi

Merespons berbagai aspirasi yang berkembang dalam konvensi tersebut, Presiden Prabowo mengapresiasi dan berkomitmen untuk mempelajari seluruh usulan serta pertanyaan yang diajukan oleh para rektor dan akademisi.

Pemerintah berjanji akan menindaklanjuti masukan tersebut demi memperbaiki tata kelola pemerintahan ke depan.

“Saya terima daftar usulan dan daftar pertanyaan yang tadi disampaikan cukup banyak. Saya janji satu per satu akan saya perhatikan,” pungkas Presiden. (Tang / Bakom)

Berita Terkait

Terbukti Hemat Biaya dan Anakan Melimpah, Poktan Sumber Rejeki Siap Akselerasi PM AAS di Ujungjaya
SDN Cibeusi Siap Hadapi Penilaian Adiwiyata Tingkat Nasional
SD Negeri Talagadatar Diberi Kucuran Revitalisasi Rp1,1 Miliar
Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
Dukung Pengusulan KH. Abbas Abdul Jamil Sebagai Pahlawan Nasional, Bupati Majalengka: Perjuangan Kebanggaan Jawa Barat
Sikapi Lonjakan Kasus LGBT dan HIV/AIDS, Bupati Sumedang Didesak Segera Terbitkan Regulasi Ketat
Menerjang Hujan dan Ombak Demi Nyawa: Perjuangan Bidan Vera di Pesisir Langkat
Semarak HUT Kemerdekaan RI ke -81 Pemerintah Gelar Pesta Rakyat di Monas hingga Rangkaian Agenda Bulan Kemerdekaan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Terbukti Hemat Biaya dan Anakan Melimpah, Poktan Sumber Rejeki Siap Akselerasi PM AAS di Ujungjaya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:37 WIB

SDN Cibeusi Siap Hadapi Penilaian Adiwiyata Tingkat Nasional

Sabtu, 19 September 2026 - 20:52 WIB

SD Negeri Talagadatar Diberi Kucuran Revitalisasi Rp1,1 Miliar

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Dukung Pengusulan KH. Abbas Abdul Jamil Sebagai Pahlawan Nasional, Bupati Majalengka: Perjuangan Kebanggaan Jawa Barat

Berita Terbaru