Rencana Pendirian SMA Negeri Pamulihan Menuai Pro dan Kontra di Kalangan Masyarakat

- Pewarta

Rabu, 21 Mei 2025 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG – Rencana pendirian SMA Negeri Pamulihan di bekas kantor Kecamatan Pamulihan sekitar Tunggulhideung menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat.

H. Pepen Supendi, S.Pd, M.M.Pd, pemerhati pendidikan memprediksi dengan berdirinya SMA Negeri Pamulihan di Tunggulhideung, akan berimbas pada SMA/SMK/ MA swasta sederajat di wilayah sekitar.

“Setidaknya calon siswa dan orang tua siswa lebih berminat ke negeri ketimbang swasta. Orang tua siswa dan calon siswa pasti akan memburu sekolah negeri, ” imbuh H. Pepen.

Sebagai dampak dari itu tadi, ujarnya lagi, sekolah swasta terdekat baik di Kecamatan Pamulihan, Rancakalong, maupun Tanjungsari akan semakin berkurang siswanya.

” Di Pamulihan dan Tanjungsari saja, banyak SMA /SMK /MA swasta kekurangan murid. Jadi kalau ada SMAN baru maka semakin kurang. Dan lama kelamaan akan gulung tikar, ” ucap H. Pepen.

Pepen berharap pembangunan SMAN itu agak jauh dari sekolah swasta yang sudah ada. SPT contohnya SMKN yang ada di Kiarapayung, walaupun terpencil tetapi banyak siswanya, karena sekolahnya negeri.

Umar Wiraatmaja, M.Pd, Kepala SMK Ciptakarya Pamulihan merasa terlalu memaksakan untuk mendirikan SMA Negeri Pamulihan di Tunggulhideung di bekas Kantor Kecamatan Pamulihan.

Malah Umar memandang lebih pantas bila SMA Negeri Pamulihan itu berdiri di bekas BRIN yang digunakan Kantor Kecamatan Pamulihan sekarang, dan Kantor Kecamatan tetap di Tunggulhideung.

H. Ecek Karyana, S.Kep, M.Hum, Pemilik Yayasan / SMK Bharokah Bakti Rancakalong menyebut semua itu hanya menghamburkan anggaran saja, karena. SLTA sudah cukup banyak, bahkan banyak yang kekurangan murid.

” Kalau pemerintah berkenan, kalau ada anggaran, sudah saja diberikan kepada SMK yang sudah ada. Kalau tetep pemerintah membangun, berarti tidak paham dengan keadaan pendidikan di Kabupaten Sumedang, bahkan kemungkinan ujung-ujungnya proyek, ” ujarnya.

Bahkan, H. Ecek dengan bernada sedikikit kesal mengungkapkan , kalau memaksakan itu ( Maksudnya pendirian SMA Negeri Pamulihan, Red ), penyelenggara pendidikan atau yang terkait. ‘BELEGUG’

Namun lain lagi dengan Erawan Sukarya, S.Pd, Kepala SD Negeri Citali Pamulihan, menyampaikan perasaan bangga dengan berdirinya SMAN Pamulihan yang menurutnya telah dirintis dari tahun sebelumnya.

Semua itu bisa terealisasi, sambung Erwan, berkat kerja sama pihak pemerintah Kecamatan Pamulihan dan pihak terkait yang sangat peduli dengan dunia pendidikan khususnya di Kecamatan Pamulihan,

” Dengan adanya SMAN Pamulihan, nantinya akan menampung siswa lulusan SMP yang ada di Kecamatan Pamulihan, mereka bisa langsung masuk ke sekolah yang diinginkan dengan tidak keluar dari Kecanatan Pamulihan ”

Erwan memprediksi akan ada imbas terhadap sekolah sederajat di wilatah itu, karena sampai saat ini lulusan SMP yang ada di Pamulihan banyak yang masuk ke SMA yang ada di Kecamatan lain.

Dengan adanya SMAN Pamulihan, pasti sebagian besar siswa akan masuk ke SMAN Pamulihan, selain jaraknya dekat , biaya operasional mereka juga bisa diminimalisir.

Drs. A.S.Hadie Guna, MM, MBA,  Mantan Kepala SMK- PPN Tanjungsari mengungkapkan sudah tepat dan sudah saatnya Kecamatan Pamulihan memiliki SMA Negeri.

Karena, katanya, Kecamatan Pamulihan memiliki jumlah penduduk cukup banyak terdiri dari 11 desa, begitu pula melihat perkembangan pemukiman dan perumahan yang sangat pesat.

Daya dukung lainnya, imbuh Hadie, Kecamatan Pamulihan memiliki 3 Sekolah Menengah Pertama Negeri,
” Sangat mungkin bahkan mendorong segera membangun SMA Negeri termaksud, ”

Dengan catatan, lanjutnya, perlu kiranya melibatkan tokoh-tokoh masyarakat yg peduli terhadap pendidikan,
juga segera dibentuk komite sekolah untuk membantu dan melancarkan pembangunan SMA negeri Pamulihan.

( Tatang Tarmedi / Dadang S ) ***

Berita Terkait

37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data
Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026
Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor
Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak
H. Ecek Karyana, “Si Pisau Lipat Serbaguna” dari Sumedang
Pemerintah Desa Raharja Bantah Isu Penyelewengan Dana BUMDes Sektor Peternakan
Sumedang Akselerasi Digitalisasi Transaksi hingga Tingkat Desa Melalui HLM TP2DD 2026
MPLS SMAN Jatinunggal Hari Pertama, Harmoni Tradisi Sunda Sambut Ratusan Siswa Baru

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:15 WIB

37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:26 WIB

Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:21 WIB

Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:48 WIB

Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:53 WIB

H. Ecek Karyana, “Si Pisau Lipat Serbaguna” dari Sumedang

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB