Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Dalam Kondisi Kuat Tembus 4 Juta Ton

- Pewarta

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) pada awal 2026 dilaporkan berada dalam kondisi kuat. Pemerintah mencatat jumlah cadangan beras nasional kini telah menembus sekitar 4 juta ton, seiring percepatan penyerapan hasil panen petani dalam negeri.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengatakan peningkatan stok tersebut tidak lepas dari langkah agresif pemerintah melalui penyerapan gabah dan beras produksi petani oleh Perum Bulog sejak awal tahun.

Menurut data yang diterima Bapanas, realisasi penyerapan setara beras sepanjang Januari hingga pertengahan Maret 2026 hampir mencapai 1 juta ton. Angka ini merupakan bagian dari target serapan nasional yang ditetapkan sebesar 4 juta ton sepanjang tahun.

“Dalam laporan yang kami terima, hingga 11 Maret serapan Bulog sudah mencapai sekitar 963,2 ribu ton,” ujar Amran, ditulis Sabtu (14/3).

Capaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada kuartal pertama 2025, realisasi serapan tercatat sekitar 719,3 ribu ton. Artinya, terjadi kenaikan sekitar 33,9 persen pada periode awal tahun ini.

Amran menilai peningkatan serapan tersebut juga menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menjaga kesejahteraan petani padi. Salah satunya tercermin dari perkembangan indeks harga yang diterima petani.

Indeks Harga Petani

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), indeks harga yang diterima petani padi sempat mencapai titik tertinggi dalam tujuh tahun terakhir pada September 2025, yakni sebesar 146,28. Angka ini melampaui sejumlah puncak indeks pada tahun-tahun sebelumnya.

Sebagai perbandingan, puncak indeks pada Desember 2019 tercatat 109,22. Kemudian pada Maret 2020 berada di level 108,82, Januari 2021 sebesar 108,19, Desember 2022 mencapai 118,65, dan Desember 2023 sebesar 137,75.

Sementara pada 2024, indeks tertinggi tercatat pada Februari dengan angka 146,08. Adapun pada Februari 2026 indeks berada di level 144,84, sedikit lebih tinggi dibandingkan Januari 2026 yang tercatat 144,72.

Amran menegaskan stok cadangan beras pemerintah saat ini dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun.

“Ini tertinggi cadangan beras kita. Ini cukup sampai akhir tahun, cukup cadangan kita sekarang untuk beras. Semua aman untuk sektor pangan,” katanya. (Tatang Tarmedi) ***

Berita Terkait

IRI Indonesia Serukan Empat Poin dan Prihatin Atas Berulangnya Kebakaran Hutan
Polri Sudah Tetapkan 138 Tersangka Pembakaran Hutan dan Lahan
Demi Karir Anak, Johan Nekad Jalan Kaki Pemalang – Jakarta
PWI Yogyakarta  Usulkan Almarhum Udin Wartawan Bernas Sebagai Pahlawan Nasional
DJBC Banten Memusnahkan Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal  serta Ribuan Liter Minol
Ribuan Personel Gabungan Disiagakan, 21 Orang Diamankan Jelang Aksi BEM UI di Bundaran HI
IRI Indonesia dan Pemprov Papua Barat Satukan Iman, Adat, dan Kebijakan untuk Selamatkan Hutan Papua
Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo NTT: Peringatan Tsunami Dikeluarkan, 2 Meninggal di Sikka

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 03:39 WIB

IRI Indonesia Serukan Empat Poin dan Prihatin Atas Berulangnya Kebakaran Hutan

Selasa, 8 September 2026 - 17:47 WIB

Polri Sudah Tetapkan 138 Tersangka Pembakaran Hutan dan Lahan

Sabtu, 5 September 2026 - 14:50 WIB

Demi Karir Anak, Johan Nekad Jalan Kaki Pemalang – Jakarta

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:50 WIB

PWI Yogyakarta  Usulkan Almarhum Udin Wartawan Bernas Sebagai Pahlawan Nasional

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:17 WIB

DJBC Banten Memusnahkan Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal  serta Ribuan Liter Minol

Berita Terbaru