Sumedang Membutuhkan Sosok Pemimpin  Berkarakter ‘ Dasa Marga Raharja ‘

- Pewarta

Jumat, 30 Agustus 2024 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagai pewaris dari Kerajaan Sumda,  Sumedang membutuhkan  pemimpin yang berkarakter ” Nyunda”. ( Ghalih Chahyadi )

Sebagai pewaris dari Kerajaan Sumda, Sumedang membutuhkan pemimpin yang berkarakter ” Nyunda”. ( Ghalih Chahyadi )

HARIANSUMEDANG.COM – Pesta Demokrasi lima tahunan  Pilkada akan digelar  secara serentak termasuk di Kabupaten Sumedang.

Peserta Pilkada  ini  dari usungan partai / koalisi partai dan  bisa lewat jalur perseorangan atau non partai.

Rakyat diberi kebebasan untuk memilih calon pemimpin sesuai hati nuraninya secara langsung umum bebas dan rahasia (luber).

Karena pada hakekatnya demokrasi adalah dari rakyat, untuk rakyat, dan bukan untuk kerabat.

Dalam pelaksanaanya tidak boleh ada paksaan, intimidasi,  biarkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan untuk menentukan pilihannya.

Kabupaten Sumedang, terkenal dengan  karakter rakyatnya yang ramah tamah santun dan berbudaya, terlebih Sumedang Puseur Budaya  Sunda (SPBS).

Sebagai pewaris dari Kerajaan Sumda,  Sumedang membutuhkan  pemimpin yang berkarakter ” Nyunda”.

Sesuai dalam Perda  Puseur  Budaya Sunda, Bab III Landasan Operasional Pasal 5, SOP dalam melayani tamu/ masarakat berbasis berbudaya sunda  yang berlandaskan Dasa Marga Raharja.

Dasa Marga Raharja meliputi Taqwa, Someah, Surti, Jembar, Brukbrak, Guyub,
Motekar, Tarapti Taliti Ati-ati, Junun Jucung dan  Punjul Luhung.

Tadi adalah  landasan oprasional yang tertuang dalam Perda SPBS, dibuat oleh pemerintah Daerah dan DPRD, harusnya ini di inflementasikan dari mulai pucuk pimpinan daerah sampai ketingkat bawah.

Dengan kata lain, Perda  itu di buat dengan biaya besar, jangan hanya sekedar jadi buku pajangan.

Siapapun yang ditakdirkan menjadi pemimpin Bupati dan wakil Bupati di Sumedang. Kalau mengaku orang Sunda berbudayalah  dan “adab”.

Percayalah rakyat akan mencintai pemimpinya manakala peminpin mencitai rakyatnya.  Jauhi sipat banyak janji !! (Ghalih Chahyadi) ***

Berita Terkait

Pro Kontra Rencana Peluncuran BBM B50: Klaim Hemat Devisa vs Catatan Merah Uji Coba
Desain Ruang Kelas  Dinilai Masih Sarat Intervensi Politik, Guru Besar ITB Desak Evaluasi Total
Waspada Asam Urat Kronis: Jangan Tukar Nyeri Sendi dengan Kerusakan Lambung dan Ginjal
Mengetuk Pintu SDN Tegalendah: Menemukan Rumah Kedua di Balik Perbukitan Rancakalong
Dedikasi Tanpa Batas Forum Peduli Gunung Geulis Jatinangor demi Warisan Anak Cucu
Menakar Jiwa dalam Berita Opini, Ketika Fakta Menemukan Rasa
H. Edeng Sutarya:  Figur ‘Orang Tua’ Pendidikan Sumedang di Akhir Pengabdian
Dari Asongan ke Kursi Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif H. Apit Mengubah Garis Takdir di Jatinunggal

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:38 WIB

Pro Kontra Rencana Peluncuran BBM B50: Klaim Hemat Devisa vs Catatan Merah Uji Coba

Senin, 15 Juni 2026 - 11:07 WIB

Desain Ruang Kelas  Dinilai Masih Sarat Intervensi Politik, Guru Besar ITB Desak Evaluasi Total

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:45 WIB

Waspada Asam Urat Kronis: Jangan Tukar Nyeri Sendi dengan Kerusakan Lambung dan Ginjal

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:47 WIB

Mengetuk Pintu SDN Tegalendah: Menemukan Rumah Kedua di Balik Perbukitan Rancakalong

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:29 WIB

Dedikasi Tanpa Batas Forum Peduli Gunung Geulis Jatinangor demi Warisan Anak Cucu

Berita Terbaru