HARIANSUMEDANG.COM – Salam sejahtera bagi Bapak Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, mudah-mudahan Bapak senantiasa berada dalam lindunyan Alloh Subhanahu Wata’ala.
Bapak Presiden yang saya cintai, surat terbuka ini ditulis oleh saya selaku orang tua siswa, namun isinya yakin akan mewakili jutaan orang tua siswa di seluruh Indonesia.
Saya sangat setuju dengan program-program Bapak untuk memajukan dunia pendidikan dan upaya pembentukan generasi yang sehat dan cerdas, salah satunya dengan pemberian ‘makan bergizi gratis’ untuk siswa.
Namun, mungkin Bapak belum tahu, program-program yang Bapak canangkan itu, tetap akan terpatahkan dengan masih maraknya pungutan di sekolah yang memberatkan orang tua siswa.
Saya yakin, selama ini, jutaan orang tua siswa yang kurang mampu seperti saya akan menjerit, karena masih banyak pungutan di sekolah-sekolah, sehingga akhirnya orang tua siswa berat untuk menyekolahkan anaknya.
Tolong Bapak membuat tim tersembunyi yang memantau sekolah-sekolah. Niscaya Bapak akan banyak menemukan sekolah-sekolah yang masih memungut uang kepada orang tua siswa.
Dalihnya mengada-ada Pak, biasanya menggunakan kedok lain. Untuk membangun ini, memperbaiki itu, untuk biaya renang, study tour, pelaksanaan P5 dan lain-lainnya lagi.
Jelas bagi orang tua siswa yang tidak mampu seperti saya akan sangat memberatkan. Ini pengalaman saya, dan mungkin jutaan orang tua yang kurang mampu. akan mengalaminya.
Akhirnya anak menjadi minder untuk sekolah, karena punya rasa ia belum membayar permintaan sekolah. Apalagi, tentang itu ditayangkan dalam grup WA kelas, jadi tertera siapa yang sudah dan siapa yang belum bayar.
Baca Juga:
Sertijab Kepala Desa Cipelang Kecamatan Ujungjaya Harapan Baru untuk Desa yang Lebih Maju
Kementerian Luar Negeri: 32 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran, Sebagian Kini Sudah Tiba di Indonesia
Saya minta, Bapak bisa mendapatkan daftar sekolah-sekolah yang masih melakukan pungutan yang memberatkan orang tua siswa. Kasih hukuman kepada kepala sekolahnya, agar terjadi efek jera kepada pelakunya, dan contoh kepada sekolah lainnya.
Saya bertanya-tanya dikemanakan uang BOS yang selama ini diterima dari pemerintah. Saya yakin, pemerintah meluncurkan BOS agar sekolah tidak perlu cari alasan untuk meminta kepada orang tua siswa.
Sekolah tidak perlu macam-macam mau bikin ini ke itu ke, kegiatan ini atau itu, bikin kegiatan atau apapun itu harus disesuaikan dengan dana BOS yang diterima, saya yakin setiap sekolah pasti melakukan itu.
Demikian surat ini saya tulis, mudah-mudahan Bapak bisa membuat peraturan dan sanksi yang tegas kepada mereka para kepala sekolah yang masih mencari tambahan penghasilan dari sekolah.
Baca Juga:
Jatnika Pria Utama : Wujud Kepala Sekolah yang Berkarya, Menginspirasi Melalui Seni
Jika Perang Tak Berhenti 20 Hari Lagi Harga BBM RI Diprediksi Naik
(Sebagaimana yang dituturkan seorang tua siswa kepada Hariansumedang.com)







