Jembatan yang Tak Kunjung Menyambung, Aspirasi Warga Sumedang Menanti Tanggapan Pemerintah

- Pewarta

Sabtu, 17 Mei 2025 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG – Di tengah hiruk-pikuk lalu lintas Sumedang, sebuah aspirasi warga mengemuka: permohonan pembangunan jembatan penyeberangan yang telah lama dinantikan.

Masyarakat sekitar, termasuk siswa SMK-PPN dan mahasiswa Unwim di Tanjungsari, setiap hari mempertaruhkan keselamatan saat menyeberangi jalan yang padat kendaraan.

Meskipun sebelumnya telah dipasang zebra cross dan lampu peringatan, upaya tersebut dirasa belum cukup efektif dalam menjamin keselamatan pejalan kaki.

Praktisi media dan komunikasi, Budi Purnomo Karjodihardjo, menyoroti pentingnya respons cepat dari pemerintah terhadap aspirasi masyarakat.

“Ketika warga menyuarakan kebutuhan akan infrastruktur dasar seperti jembatan penyeberangan.”

“Itu bukan sekadar permintaan, tetapi seruan untuk keselamatan dan kenyamanan bersama,” ujar Budi, Minggu (18/5/2025).

Ia menambahkan bahwa pembangunan jembatan penyeberangan bukan hanya soal konstruksi fisik, tetapi juga tentang membangun kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat.

“Setiap tindakan nyata dari pemerintah dalam menanggapi aspirasi warga akan memperkuat ikatan sosial dan meningkatkan partisipasi publik dalam pembangunan,” tambahnya.

Budi juga mengingatkan bahwa keselamatan pejalan kaki harus menjadi prioritas dalam perencanaan kota.

“Kita sering kali terlalu fokus pada kendaraan bermotor, sementara pejalan kaki justru menjadi kelompok yang paling rentan.”

“Pembangunan jembatan penyeberangan adalah langkah konkret untuk menciptakan ruang publik yang inklusif dan aman bagi semua,” tegasnya.

Dengan demikian, aspirasi warga Sumedang bukanlah sekadar permintaan lokal.

Melainkan refleksi dari kebutuhan mendesak akan infrastruktur yang mendukung keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah diharapkan dapat segera merespons dengan tindakan nyata, menjadikan jembatan penyeberangan sebagai simbol komitmen terhadap pelayanan publik yang responsif dan berorientasi pada kebutuhan rakyat.

( Tang ) ***

Berita Terkait

Sumedang Gelar Pilkades Digital 2026, Kecamatan dari Majalengka Gelar Studi Banding
Pemkab Sumedang Luncurkan LMS Numerasi bagi 5.000 Guru SD
TK Asy-Syatibiiyyah Edukasi Siswa Mengenal Profesi dan Lembaga Negara di DPRD Sumedang
Disambut Hangat Ratusan Warga, Incumbent Cucun Alfian Siap Tuntaskan Pembangunan Desa Ujungjaya
Kampanye Hari Pertama Kades Nanjungwangi: Dadi Supriyadi Usung Visi “RAMAH”
Mengisi Kekosongan Dusun 2, Supriyatman Resmi Dilantik Jadi Anggota BPD PAW Desa Marongge
Bupati Dony Ahmad Munir Tekankan Gelar UNSAP Adalah Awal Pengabdian Masyarakat
Kepercayaan Pusat Meningkat, Fasilitas Elit MAN IC Ujungjaya Mulai Dibangun

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Sumedang Gelar Pilkades Digital 2026, Kecamatan dari Majalengka Gelar Studi Banding

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Pemkab Sumedang Luncurkan LMS Numerasi bagi 5.000 Guru SD

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:12 WIB

TK Asy-Syatibiiyyah Edukasi Siswa Mengenal Profesi dan Lembaga Negara di DPRD Sumedang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Disambut Hangat Ratusan Warga, Incumbent Cucun Alfian Siap Tuntaskan Pembangunan Desa Ujungjaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Kampanye Hari Pertama Kades Nanjungwangi: Dadi Supriyadi Usung Visi “RAMAH”

Berita Terbaru