MAJALENGKA – Hembusan semangat dan warna kreativitas menyelimuti halaman SDN Girimukti II, Jalan Olahraga, Desa Girimukti, Selasa pagi.
Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang Sekolah Dasar se-Kecamatan Kasokandel 2026 resmi dibuka, menggugah asa ratusan siswa untuk menorehkan prestasi.
Dengan mengusung tema ” Melalui Kegiatan Ajang Talenta Siswa Sekolah Dasar Mari Kita Wujudkan Pengembangan Potensi Siswa Dalam Sains, Riset, Sportivitas, dan Inovasi”, gelaran ini menjadi panggung bagi tunas bangsa menumbuhkan bakatnya.
Suasana pembukaan kian khidmat dengan hadirnya para pemangku pendidikan. Ratusan peserta didampingi guru pembina dan kepala sekolah larut dalam antusiasme.
Tampak pula Tri Mitra, Ketua K3S, Ketua PGRI, serta Pengawas Bina yang turut memberikan dukungan moril. Kehadiran mereka meneguhkan bahwa pengembangan potensi siswa adalah ikhtiar bersama yang tak bisa ditunda.
Dalam sambutan pembukanya, pejabat yang meresmikan acara menyampaikan apresiasi mendalam. Sorot matanya teduh menyapa para peserta, memuji semangat panitia dan dedikasi para guru pendamping yang bahu-membahu menyukseskan FLS3N.
“Saya ucapkan selamat mengikuti lomba. Tunjukkan kemampuan terbaikmu dengan semangat sportivitas dan kreativitas. Jadikan pengalaman ini sebagai pijakan untuk terus berkarya dan berprestasi,” ucapnya, disambut tepuk tangan riuh.
Tujuh mata lomba dipertandingkan hari itu, merangkai mozaik talenta: Tari, Gambar Ekspresi, Kriya, Menulis Cerita, Pantomim, Menyanyi Solo, dan Mendongeng.
Setiap sudut sekolah berubah menjadi ruang ekspresi. Ada tawa, ada degup jantung yang berkejaran, ada doa lirih yang menyertai setiap penampilan. Semua bermuara pada satu tujuan: memberi ruang bagi anak-anak Kasokandel untuk bersinar.
Di tengah padatnya rangkaian acara, awak media sempat berbincang dengan salah satu orang tua peserta. Ia adalah ibunda sekaligus pelatih Karenina, siswi SDN Gunungsari IV, peserta Menyanyi Solo nomor 08.
“Kami bangga menyaksikan anak kesayangan bisa tampil dengan baik dan tidak grogi, serta mewakili SDN Gunungsari IV ke tingkat Kecamatan Kasokandel,” tuturnya haru.
Ia menitipkan asa agar Karenina melaju ke tahap berikutnya, seraya berpesan, “Harapan kami tim dewan juri dalam memberikan penilaian harus benar-benar objektif dalam mengeluarkan keputusan.”
FLS3N Kasokandel 2026 bukan sekadar kompetisi. Ia adalah taman tempat benih sains, riset, sportivitas, dan inovasi disemai sejak dini.
Baca Juga:
AI Rudder Perkuat Inovasi Digital CIMB Niaga melalui Solusi AI
Sekda Tuti Ruswati Minta ASN Sumedang Tinggalkan Pola Kerja Administratif
Dari Girimukti, langkah-langkah kecil hari ini diharapkan bergema hingga panggung kabupaten, provinsi, bahkan nasional, membawa nama Majalengka sebagai rumah bagi generasi yang berani bermimpi dan berprestasi. ( Abdul Haris ) ****








