Table of Contents
ToggleHadir di Lepas Sambut Kajati Jabar, Bupati Dony Tekankan Pentingnya Sinergi untuk Tata Kelola Pemerintahan
HARIANSUMEDANG.COM – Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, menghadiri acara Lepas Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat yang digelar di Bale Gede Gedung Pakuan, Bandung, Selasa (2/6). Dalam momentum tersebut, Bupati Dony menegaskan bahwa sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan aparat penegak hukum menjadi kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Acara tersebut menandai peresmian Dr. Sutikno, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang baru, menggantikan Dr. Hermon Dekristo, S.H., M.H. Jabatan lama Dr. Hermon kini diserahterimakan seiring dengan promosi barunya sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Militer (Sesjampidmil).
Sambut Kajati Baru dan Apresiasi Pejabat Lama
Saat diwawancarai di sela-sela acara, Bupati Dony menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Dr. Sutikno. Ia berharap kepemimpinan yang baru dapat terus memperkuat kolaborasi yang telah terjalin erat dengan seluruh pemerintah daerah di Jawa Barat.
“Kami berharap kolaborasi dan sinergi yang selama ini terjalin dengan pemerintah daerah dapat terus diperkuat untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ujar Dony.
Tak lupa, Bupati Sumedang juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Dr. Hermon Dekristo atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Kejati Jabar. Menurut Dony, Kejaksaan telah menjadi mitra strategis yang sangat membantu dalam memberikan pendampingan hukum dan pengawasan program pembangunan.
“Pendampingan yang diberikan selama ini telah membantu pemerintah daerah menjalankan pembangunan dengan lebih tertib, transparan, dan sesuai ketentuan,” tambahnya.
Kolaborasi Lintas Sektor sebagai Modal Stabilitas
Lebih lanjut, Bupati Dony menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dicapai secara sepihak oleh pemerintah saja. Diperlukan harmonisasi yang kuat dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Kejaksaan, Kepolisian, dan TNI. Sinergi ini dinilai sebagai modal penting dalam menjaga stabilitas daerah serta memastikan efektivitas program kerja.
Menutup pernyataannya, Dony menggarisbawahi pesan penting dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengenai semangat harmonisasi lintas sektor untuk mempercepat gerak pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga:
SMPN 3 Tanjungsari Borong Prestasi: Juara Futsal Putri Tingkat Jabar hingga Kompetisi Seni
Bupati Majalengka Dukung Penuh Fasilitas MRO di Bandara Kertajati, Tolak Isu Pangkalan Militer
“Tujuan kita sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu, kolaborasi yang baik harus terus dijaga agar pembangunan berjalan lancar, tepat sasaran, dan membawa kemajuan bagi daerah,” pungkasnya.
Acara lepas sambut ini turut dihadiri oleh jajaran bupati dan wali kota se-Provinsi Jawa Barat, serta unsur Forkopimda tingkat provinsi. (Siti Kowati) ****








