SURIAN — Pemerintah Desa (Pemdes) Suriamukti bersama warga setempat bergotong royong melaksanakan pemasangan bronjong kawat di sepanjang bahu jalan yang mengalami kelongsoran di wilayah Kecamatan Surian, Kabupaten Sumedang. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat lereng yang curam, mencegah erosi susulan, sekaligus melindungi fondasi jalan agar tidak bergeser.
Sekretaris Desa (Sekdes) Suriamukti, Iding, membenarkan adanya proyek tanggap darurat tersebut saat dikonfirmasi oleh awak media,
“Pemasangan bronjong ini berfungsi krusial untuk memperkuat struktur tanah di lereng yang curam. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan erosi akan meluas dan memutus akses jalan utama warga,” ujarnya.
Iding membeberkan bahwa area bahu jalan yang terdampak longsor memiliki dimensi yang cukup besar, yakni panjang mencapai 50 meter dengan ketinggian 5 meter. Untuk menahan beban tanah di titik tersebut, pemdes menerapkan sistem pemasangan bertahap.
Berikut adalah rincian teknis kebutuhan material dan alokasi anggaran proyek tersebut:
-
Kebutuhan Material: 116 buah bronjong kawat dan 120 kubik batu belah.
-
Metode Pemasangan: Direncanakan dibangun dalam dua umpak (tahap) agar struktur lebih stabil.
-
Total Anggaran Desa (2026): Rp96.000.000,-
-
Realisasi Anggaran Murni: Rp76.000.000,-
Iding menambahkan bahwa sisa anggaran yang belum terpenuhi akan dialokasikan pada tahap berikutnya. “Saat ini yang terealisasi di anggaran murni baru sebesar 76 juta rupiah. Sisanya kami akan menunggu mekanisme perubahan anggaran mendatang,” pungkasnya.
Melalui swadaya dan gotong royong antara pemerintah desa dan masyarakat, proyek ini diharapkan dapat selesai tepat waktu demi menjamin keselamatan dan kelancaran mobilitas warga Kecamatan Surian. (Spd)







