PAMULIHAN – Pemerintah Desa Haurngombong, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati hari jadi (Milangkala) ke-44 pada Senin (26/7/2026). Momentum bersejarah ini dimanfaatkan untuk mengukuhkan kembali komitmen pembangunan desa melalui moto: “Haurngombong Berbudi, Weweg Desana, Sauyunan Wargana”.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pamulihan, termasuk Camat, Kapolsek, dan Danramil Pamulihan. Turut hadir pula Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, perwakilan pelaku usaha/perusahaan lokal, serta ratusan warga desa.
Table of Contents
ToggleSinergi untuk Kemajuan Desa
Dalam sambutannya, Kepala Desa Haurngombong, Dadang, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh elemen masyarakat dan pihak swasta yang terus mendukung program pembangunan di wilayahnya. Kehadiran lintas sektor dalam acara ini dinilai sebagai bukti kuatnya sinergi di Desa Haurngombong.
“Milang Kala ini adalah momentum bagi kita semua untuk melakukan napak tilas sejarah, sekaligus meneguhkan kembali komitmen kita terhadap moto desa,” ujar Dadang.
Lebih lanjut, Dadang memaparkan sekilas sejarah wilayahnya. Secara historis, pemukiman Haurngombong telah berdiri sejak tahun 1812. Namun, secara administrasi pemerintahan modern, tahun ini menandai usia ke-44 tahun sejak resmi melakukan pemekaran desa.
Arti di Balik Moto Desa
Dadang mengajak seluruh warga untuk mengimplementasikan esensi dari moto “Haurngombong Berbudi, Weweg Desa Na, Sauyunan Wargana” ke dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
Secara filosofis, nilai-nilai tersebut mencakup tiga pilar utama:
-
Berbudi: Masyarakat harus memiliki budi pekerti yang luhur dan berakhlak mulia.
-
Weweg Desana: Memiliki ketahanan desa yang kuat, serta senantiasa menjaga marwah dan kehormatan wilayah.
-
Sauyunan Wargana: Mengedepankan semangat persatuan, kerukunan, dan gotong royong antarwarga.
“Kami optimistis, dengan menanamkan nilai berbudi, weweg, dan sauyunan, pembangunan di Desa Haurngombong akan bergerak semakin maju. Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan sektor swasta yang beroperasi di wilayah kita harus terus dirawat demi meningkatkan kesejahteraan warga,” tambahnya.
Acara peringatan hari jadi ke-44 Desa Haurngombong ini diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan kemakmuran warga, kemudian dilanjutkan dengan sesi ramah tamah. Peringatan tahun ini menjadi refleksi penting bahwa kemajuan daerah hanya dapat dicapai melalui kolaborasi dan kebersamaan yang kokoh.
Baca Juga:
Cetak Rekor, Produksi Beras Indonesia 2026 Melonjak di Tengah Kontraksi Global
Persiapkan Pilkades Serentak 2026, Komisi I DPRD Sumedang Gelar Rapat Kerja Lintas Sektoral
Pilkades Buahdua 2026: Pendaftaran Belum Dibuka, Figur Bakal Calon Sudah Ramai Dibicarakan
(Dody/Nsh)








