HARIAN SUMEDANG SPORT – Euforia keberhasilan Persib Bandung kembali merengkuh takhta juara tampaknya belum usai dan justru melahirkan aksi-aksi loyalitas yang mencengangkan dari para pendukung fanatiknya, Bobotoh. Terbaru, sebuah foto yang didapatkan langsung oleh redaksi Harian Sumedang dari Komisaris Persib Bandung, H. Umuh Muchtar, mendadak jadi sorotan hangat.
Dalam foto tersebut, tampak seorang pemuda Bobotoh dengan rambut yang sengaja dicat biru khas Pangeran Biru, berpose menunjukkan ototnya dengan latar belakang pemukiman. Namun, yang paling mencuri perhatian adalah rajahan tato besar yang menghiasi bagian depan tubuhnya.
Di bagian perut, pria tersebut menato logo kebanggaan PERSIB lengkap dengan lima bintang di atasnya, yang menandakan jumlah gelar juara yang telah diraih oleh tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut. Lebih ekstrem lagi, di bagian dadanya tertulis kalimat dalam bahasa Sunda yang cukup mencolok:
“BELAH DADA AING JERO NA HJ UMUH” (Belah dada saya, di dalamnya ada Haji Umuh).
Saat dikonfirmasi mengenai foto kiriman tersebut, sosok yang akrab disapa Wa Haji Umuh ini mengaku terharu sekaligus bangga dengan totalitas yang ditunjukkan oleh Bobotoh tersebut. Bagi pria asal Tanjungsari, Sumedang ini, loyalitas seperti inilah yang selalu menjadi bahan bakar semangat bagi manajemen dan pemain untuk terus memberikan yang terbaik di lapangan hijau.
“Ini adalah bukti bahwa cinta Bobotoh kepada Persib itu sudah mendarah daging, bukan main-main. Bahkan nama saya pun ikut dibawa-bawa, tentu saya sangat mengapresiasi kebanggaan dan kecintaan yang luar biasa ini,” ujar Umuh Muchtar saat dihubungi.
Aksi menato tubuh dengan identitas klub sebenarnya bukan hal baru di dunia sepak bola, namun penambahan nama tokoh atau manajer ikonik seperti Haji Umuh menegaskan betapa besarnya pengaruh sang komisaris di hati para suporter akar rumput.
Haji Umuh memang dikenal sebagai figur “bapak” bagi para Bobotoh karena kedekatan emosionalnya dan kegigihannya dalam membela hak-hak suporter serta kemajuan Persib Bandung selama belasan tahun.
Foto ini kini menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola Sumedang dan sekitarnya, menjadi simbol bahwa bagi seorang Bobotoh, Persib bukan sekadar klub sepak bola, melainkan sebuah harga diri dan jalan hidup. (Tatang Tarmedi /Red/)







