BANDUNG — Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat resmi mengikuti Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia Tahun 2026. Sidang termin pertama ini digelar secara daring pada Kamis (2/7/2026).
Pada tahapan awal ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengajukan 16 karya budaya untuk ditetapkan sebagai WBTb nasional. Seluruh usulan tersebut merupakan hasil dari proses panjang inventarisasi, pendokumentasian, serta penyusunan berkas administrasi yang dilakukan secara kolaboratif bersama pemerintah kabupaten/kota, komunitas budaya, dan para pemangku kepentingan terkait.
Kepala Disparbud Jawa Barat, Iendra Sofyan, menyatakan optimisme tinggi bahwa seluruh karya budaya yang diusulkan dari Jawa Barat dapat lolos verifikasi dan meraih status WBTb Indonesia tahun ini. Menurutnya, langkah ini bukan sekadar mengejar status, melainkan upaya strategis pelestarian identitas daerah.
“Kami sudah berupaya maksimal untuk memenuhi segala persyaratan dan persiapan teknisnya. Tentunya kami berharap usulan ini bisa memperkaya khazanah WBTb nasional, sekaligus memperkuat komitmen seluruh pihak dalam menjaga keberlanjutan tradisi, seni, hingga adat istiadat Jawa Barat,” ujar Iendra.
Table of Contents
ToggleTargetkan Seribu Karya Budaya
Sidang penetapan tahun ini mengusung skema yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pemprov Jabar memasang target besar untuk menetapkan hingga seribu karya budaya menjadi WBTb Indonesia. Guna mengakomodasi volume usulan yang masif tersebut, rangkaian sidang pleno rencananya akan dibagi dan digelar sebanyak tiga kali pada waktu yang berbeda.
Pihak panitia mengonfirmasi bahwa hasil akhir sidang penetapan WBTb Tahun 2026 baru akan diumumkan secara resmi setelah seluruh tahapan dan termin persidangan selesai dilaksanakan.
Daftar 16 Usulan WBTb Jawa Barat (Termin Pertama):
Berikut adalah rincian karya budaya yang tengah diperjuangkan Jawa Barat pada termin pertama sidang penetapan:
-
Basa Cerbon (Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon) – Kemahiran dan Kebiasaan Perilaku Mengenai Alam Semesta / Tradisi Lisan
-
Batik Trusmi (Kabupaten Cirebon) – Kemahiran Kerajinan Tradisional
-
Bèrokan (Kabupaten Cirebon) – Seni Pertunjukan
-
Golok Kala Pètok (Kota Sukabumi) – Kemahiran Kerajinan Tradisional
-
Grebeg Syawal Cirebon (Kota Cirebon) – Adat Istiadat Masyarakat, Ritus, dan Perayaan-perayaan
-
Hajat Wawar (Kabupaten Subang) – Adat Istiadat Masyarakat, Ritus, dan Perayaan-perayaan
-
Mapag Sri Cirebon (Kabupaten Cirebon) – Adat Istiadat Masyarakat, Ritus, dan Perayaan-perayaan
-
Memitu Cirebon (Kabupaten Cirebon) – Adat Istiadat Masyarakat, Ritus, dan Perayaan-perayaan
-
Ngunjal Kasepuhan Banten Kidul (Kabupaten Sukabumi) – Adat Istiadat Masyarakat, Ritus, dan Perayaan-perayaan
-
Nyiramkeunpusaka Talaga Manggung (Kabupaten Majalengka) – Adat Istiadat Masyarakat, Ritus, dan Perayaan-perayaan
-
Seni Jaè (Kabupaten Sukabumi) – Seni Pertunjukan
-
Sirop Buah Campolay (Kota Cirebon) – Kemahiran Kerajinan Tradisional / Kuliner Tradisional
-
Tenun Buhun Gadod (Kabupaten Majalengka) – Kemahiran Kerajinan Tradisional
-
Tradisi Kuramasan (Kabupaten Cianjur) – Adat Istiadat Masyarakat, Ritus, dan Perayaan-perayaan
-
Ujungan Bekasi (Kabupaten Bekasi) – Tradisi dan Ekspresi Lisan / Seni Pertunjukan
-
Wayang Golèk Cepak (Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon) – Seni Pertunjukan







