Desa Darmawangi Terpilih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Untuk Menjadi Desa Anti Korupsi

- Pewarta

Rabu, 9 Oktober 2024 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Untuk Desa Anti Korupsi yang terpilih Desa Darmawangi, Kecamatan Tomo,” ujar Sekda.Tuti Ruswati. ( sumedangkab.go.id )

Untuk Desa Anti Korupsi yang terpilih Desa Darmawangi, Kecamatan Tomo,” ujar Sekda.Tuti Ruswati. ( sumedangkab.go.id )

HARIANSUMEDANG.COM – Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Se-Dunia, Pemkab Sumedangsedang mempersiapkan penilaian Kabupaten dan Desa Anti Korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebagaimana dikutif dari laman resmi sumedangkab.go.id untuk membahas hal itu digelar rapat yang dipimpin Sekda Tuti Ruswati dan diikuti perangkat daerah terkait di Aula Rapat Sekda PPS , Selasa (8/10/2024).

“Di Jawa Barat hanya tiga daerah yang terpilih oleh KPK, yakni Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bandung dan Kota Bogor. Sedangkan untuk Desa Anti Korupsi yang terpilih Desa Darmawangi, Kecamatan Tomo,” ujar Sekda.

Dikatakan Tuti, ada beberapa indikator yang menjadi dasar penunjukkan kandidat Kabupaten/Kota Anti Korupsi serta Desa Anti Korupsi tersebut.

“Sumedang terpilih karena dari berbagai indikator. Misalnya opini BPK Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), SPBE, Akuntabilitas publik dan lainnya,” kata Tuti

Tuti mengatakan, tugas selanjutnya adalah bagaimana Kabupaten Sumedang membuktikan bahwa seluruh dari indikator itu bisa dipenuhi.

“Tidak hanya secara administratif, tetapi tentunya secara substansif pelayanan publik di Kabupaten Sumedang itu sudah mengacu kepada peraturan perundangan yang berlaku.

Diantaranya pelayanan publik kita lebih clear, cepat, murah dan terjangkau oleh masyarakat. Itu intinya,” tutur Tuti.

Untuk penilaian Desa Anti Korupsi, lanjutnya, akan melibatkan 40 orang dari tokoh agama, masyarakat, Bumdes dan lainnya.

“Diharapkan suasana Desa Anti Korupsi bisa terinternalisasi sampai dengan masyarakat dan lingkungannya sehingga ekosistem yang ada di Kabupaten Sumedang harus mendukung,” ucapnya.

Tuti menegaskan, peringatan Hari Anti Korupsi se-Dunia merupakan agenda kegiatan yang harus dipersiapkan pula di Kabupaten Sumedang.

“Oleh karena itu, tidak hanya dilaksanakan oleh Inspektorat saja selaku pengampu dari MNCP KPK, Tetapi tentunya seluruh stakeholders mendukung, termasuk masyarakat,” katanya. ( Abdul Haris ) ***

 

Berita Terkait

Dugaan Proyek Asal-Asalan: Petani Cibubuan Keluhkan Kualitas Saluran Irigasi
Peringatan Milangkala ke-44 Desa Haurngombong Kukuhkan Kebersamaan dan Kemandirian
Persiapkan Pilkades Serentak 2026, Komisi I DPRD Sumedang Gelar Rapat Kerja Lintas Sektoral
Pilkades Buahdua 2026: Pendaftaran Belum Dibuka, Figur Bakal Calon Sudah Ramai Dibicarakan
Camat Tanjungsari Hadiri Tradisi Ruat Jagat Tolak Bala di Ponpes At-Taufiqiah Kadakajaya
Lewat Tema Unik “MBG”, Pelepasan Siswa SMPN 4 Jatinangor Kental Nuansa Kasundaan
Putra Padjajaran Enterprise  Hadir Lagi di Tanjungsari, Hiburan  Rakyat Sebulan Penuh
Praktisi Hukum Dr. H. Ecek Karyana, S.Kep. Ners M.H. Angkat Bicara Soroti Efisiensi Titik Dapur Program MBG

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:43 WIB

Dugaan Proyek Asal-Asalan: Petani Cibubuan Keluhkan Kualitas Saluran Irigasi

Senin, 22 Juni 2026 - 13:50 WIB

Peringatan Milangkala ke-44 Desa Haurngombong Kukuhkan Kebersamaan dan Kemandirian

Senin, 22 Juni 2026 - 07:25 WIB

Persiapkan Pilkades Serentak 2026, Komisi I DPRD Sumedang Gelar Rapat Kerja Lintas Sektoral

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:43 WIB

Pilkades Buahdua 2026: Pendaftaran Belum Dibuka, Figur Bakal Calon Sudah Ramai Dibicarakan

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:15 WIB

Camat Tanjungsari Hadiri Tradisi Ruat Jagat Tolak Bala di Ponpes At-Taufiqiah Kadakajaya

Berita Terbaru