HARIANSUMEDANG.COM – Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Se-Dunia, Pemkab Sumedangsedang mempersiapkan penilaian Kabupaten dan Desa Anti Korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sebagaimana dikutif dari laman resmi sumedangkab.go.id untuk membahas hal itu digelar rapat yang dipimpin Sekda Tuti Ruswati dan diikuti perangkat daerah terkait di Aula Rapat Sekda PPS , Selasa (8/10/2024).
“Di Jawa Barat hanya tiga daerah yang terpilih oleh KPK, yakni Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bandung dan Kota Bogor. Sedangkan untuk Desa Anti Korupsi yang terpilih Desa Darmawangi, Kecamatan Tomo,” ujar Sekda.
Dikatakan Tuti, ada beberapa indikator yang menjadi dasar penunjukkan kandidat Kabupaten/Kota Anti Korupsi serta Desa Anti Korupsi tersebut.
“Sumedang terpilih karena dari berbagai indikator. Misalnya opini BPK Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), SPBE, Akuntabilitas publik dan lainnya,” kata Tuti
Tuti mengatakan, tugas selanjutnya adalah bagaimana Kabupaten Sumedang membuktikan bahwa seluruh dari indikator itu bisa dipenuhi.
“Tidak hanya secara administratif, tetapi tentunya secara substansif pelayanan publik di Kabupaten Sumedang itu sudah mengacu kepada peraturan perundangan yang berlaku.
Diantaranya pelayanan publik kita lebih clear, cepat, murah dan terjangkau oleh masyarakat. Itu intinya,” tutur Tuti.
Untuk penilaian Desa Anti Korupsi, lanjutnya, akan melibatkan 40 orang dari tokoh agama, masyarakat, Bumdes dan lainnya.
Baca Juga:
Garasi Persib Baginda Sumedang Siap Mengawal Kejayaan Persib di Panggung Domestik dan Asia
Dalian Menjadi Sorotan Global, Kota Ini Menjadi Tuan Rumah Summer Davos untuk Kesembilan Kalinya
“Diharapkan suasana Desa Anti Korupsi bisa terinternalisasi sampai dengan masyarakat dan lingkungannya sehingga ekosistem yang ada di Kabupaten Sumedang harus mendukung,” ucapnya.
Tuti menegaskan, peringatan Hari Anti Korupsi se-Dunia merupakan agenda kegiatan yang harus dipersiapkan pula di Kabupaten Sumedang.
“Oleh karena itu, tidak hanya dilaksanakan oleh Inspektorat saja selaku pengampu dari MNCP KPK, Tetapi tentunya seluruh stakeholders mendukung, termasuk masyarakat,” katanya. ( Abdul Haris ) ***
Baca Juga:
Dugaan Proyek Asal-Asalan: Petani Cibubuan Keluhkan Kualitas Saluran Irigasi
ChinaMarket: Ujian Sesungguhnya Dimulai Saat Kontainer Tiba di Lokasi Proyek
Zendure Luncurkan Ekosistem Energi AI ZEN+ HOME di Ajang Intersolar 2026







