Gaya Kepemimpinan Out of The Box KDM Jawa Barat Jadi Titik Perbincangan Nasional

- Pewarta

Rabu, 28 Mei 2025 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber gambar : Tempo.co

Sumber gambar : Tempo.co

OPINI – Fenomena Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) menuai pro dan kontra, sejak menjabat menjadi orang nomor satu di Jawa Barat ini.

Berbagai program dan kebijakan tidak sedikit menimbulkan perdebatan baik di media sosial juga di birokarasi terutama legislatif.

Beragam tanggapan serta komentar bermunculan dari mereka yang konon pengamat dan pemerhati pemerintahan , lembaga sosial dan lainnya.

Namun KDM tak bergeming, pria kelahiran Subang ini terus menjalankan programnya, mulai dari penghapusan pajak kendaraan, pelarangan studi tour dan wisuda.

Rasionalisasi dana hibah bagi yayasan dan pesantren, teranyar gagasan pembinaan remaja dan siswa kategori suka tauwuran, geng motor, game online serta melawan orang tua,

Semua gagasan dan program tersebut, langsung diekseskusi, ditangan KDM semua bergerak cepat dan taktis dan dampaknya segera dirasakan oleh rakyat.

Kemunculan KDM dalam khasanah kepemimpinan di Indonesia memunculkan gaya baru, dimana selama ini kebanyakan pemimpin lebih nyaman duduk di belakang meja.

Berbagai konsep, teori tanpa turun langsung memberi solusi terhadap permasalahan rakyat, masalah di selesaikan didahului dengan diskusi, seminar serta rapat berjilid- jilid .

Dengan KDM semua birokrasi tersebut di pangkas habis. Kepemimpinan KDM Out of the box.

Selama ini banyak elite datang ke rakyat saat belum menjabat, tapi KDM sangat berbeda jauh, sebelum menjabat bahkan sudah menjabat pun ia tetap turun ke rakyat dan mengtasi masalah rakyat.

Memimpin dengan” rasa” menyelami dengan hati, bukan hanya motif kekusaan semata lebih jauh, menjamah sisi kemanusian yang memang jarang di sentuh oleh mereka yang mengaku pemimpin atau pejabat,

KDM hadir bagai” Sinter Class” dia bukan saja seorang pejabat umumnya , tapi dia seorang yang bijaksana paham filosofi kehidupan, paket komplit KDM kadang muncul dalam prespektif yang berbeda.

Bisa sebagai sosok ulama dengan kalimat dan petuah religi dengan makna spritualitas, juga sering tegas dan lugas bagai figur militer, tak jarang KDM menampilkan pribadi yang humoris.

Kadang candaan dipenuhi nilai nilai budaya, seperti Budayawan dan tentu banyak lagi hal yang mungkin bisa di ilustrasikan dari seorang Dedi Mulyadi.

KDM mampu memindahkan Jakarta sebagai Magnet Poltik bergeser ke Jawa Barat, jutaan pasang mata tertuju ke wilayah Jawa Barat dengan KDM sebagai nakhodanya.

Episentrum itu sudah tidak lagi dominan milik Jakarta yang lama menjadi pusat semua kekuasaan, kita tunggu langkah sang Maestro Sunda dalam menapak kepemimpin nasional.

(Dody / Edi Sutiyo ) ***

Berita Terkait

IRI Indonesia Ajak Gereja di Papua Barat Daya Jadikan Mimbar sebagai Suara Perlindungan Hutan Papua
Peringatan Maulid Nabi 1448 H: Momentum Penguatan Karakter dan Akhlak Mulia Peserta Didik
SMPN 1 Wado Terapkan Teknologi Pembakaran Sampah dengan Uap Air
Gegara 1,5 Ton Ikan dan Uang Terbang: Kolam Al Kamil Sumedang Mendadak Penuh Sesak ‘Manusia Air’
Menavigasi Masa Depan Jurnalisme: Antara Akselerasi Otomatisasi dan Reimajinasi Profesi
Eksistensi Dodol Ibu Kita khas Tanara: Menjaga Resep Warisan di Tengah Gempuran Jajanan Modern
Istana Bunga Plastik Sumedang Hadirkan Solusi Dekorasi Meja Kerja Elegan dan Terjangkau
Unik! Pohon Kelapa “Menjelajah” Tanah Sebelum Menjulang Tinggi di Tanjungsari Sumedang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:40 WIB

IRI Indonesia Ajak Gereja di Papua Barat Daya Jadikan Mimbar sebagai Suara Perlindungan Hutan Papua

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Peringatan Maulid Nabi 1448 H: Momentum Penguatan Karakter dan Akhlak Mulia Peserta Didik

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:58 WIB

SMPN 1 Wado Terapkan Teknologi Pembakaran Sampah dengan Uap Air

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Gegara 1,5 Ton Ikan dan Uang Terbang: Kolam Al Kamil Sumedang Mendadak Penuh Sesak ‘Manusia Air’

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Menavigasi Masa Depan Jurnalisme: Antara Akselerasi Otomatisasi dan Reimajinasi Profesi

Berita Terbaru