SUMEDANG – SMP Negeri 4 Jatinangor satu-satunya SMP Negeri di Kabupaten Sumedang yang lokasinya berada dekat dengan tempat-tempat tinggal pekerja pabrik.
Menurut Dr. Cucu Suhartini, Kepala SMP Negeri 4 Jatinangor, Jum’at (13/6/ 2025), hampir mencapai 75 persen siswa-siswi SMP Negeri 4 Jatinangor orangtuanya pekerja pabrik Kahatek.
” Tanah sekolah ini juga hibah dari PT. Kahatek. Jadi, ada semacam perjanjian tidak tertulis, anak keluarga karyawan Kahatek memiliki kesempatan sekolah di sini ” ungkap Dr.Cucu
Kasek yang juga penulis buku sastra Sunda Wawacan ini berupaya merangkai program sekolah agar bisa membantu orangtua siswa dalam kesibukannya bergelut dengan rutinitas kerja pabrik.
” Apalagi bila kedua orangtuanya sama-sama bekerja di pabrik, pengawasan kepada anak-anaknya mungkin saja berkurang. Sehingga, banyak anak yang selalu kesiangan di sini, ” terangnya.
Pendekatan Agama
Kasek merasa perlu adanya pendekatan Agama dan kerohanian kepada siswa-siswanya, untuk itulah SMP Negeri 4 Jatinangor kini sedang proses pembangunan Masjid sekolah.
Masjid sekolah dibangun dengan nengandalkan infaq dari para guru secara rutin. Kasek juga mengharapkan adanya bantuan pihak luar yang peduli terhadap SMPN 4 Jatinangor.
Selain pembangunan sarana peribadatan, sekolah pun menerapkan pembiasaan-pembiasaan, seperti Solat Jumat, Dhuha, keputrian dan pengetahuan tentang keislaman
Baca Juga:
Garasi Persib Baginda Sumedang Siap Mengawal Kejayaan Persib di Panggung Domestik dan Asia
Kasek berharap dengan pendekatan agama kepada siswa bisa membentuk karakter dan akhlak. Membantu siswa memahami nilai-nilai keagamaan dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis. ( Tang ) ***







