Walikota Farhan Melarang Terjun Bebas ke Sungai, ” Kita Sudah Bebas BABS, Bung!”

- Pewarta

Rabu, 14 Januari 2026 - 03:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Wajah Farhan tampak serius, tapi ucapannya bikin senyum tersungging. Dalam kegiatan Siskamling Siaga Bencana di Kelurahan Cikawao, Selasa (13/1/2026), ia menyoroti satu hal yang cukup “bau” tapi penting: sanitasi.

“Tidak boleh ada lagi yang namanya terjun bebas ke sungai,” tegasnya. “Kota Bandung ini sudah bebas BABS. Kalau masih ke sungai, itu namanya sembarangan!”

BABS alias Buang Air Besar Sembarangan memang bukan topik yang biasa dibahas sambil ngopi. Tapi nyatanya, masih ada 66 rumah di RT 7 RW 02 yang belum punya septic tank dan membuang limbah langsung ke sungai.

“Langsung habis rapat, saya minta survei bareng Pak RW. Kita cari cara bikin septic tank. Masa iya, 2026 masih ‘nyemplung’ ke sungai?” kata Farhan, separuh bercanda, separuh prihatin.

Ia menjelaskan, membangun jaringan riol di kawasan padat seperti Bandung itu ibarat main Tetris di level dewa—susahnya bukan main. Jadi, solusinya? “Septic tank, dong. Mau nambah riol? PDAM juga udah angkat tangan,” ujarnya.

Masalahnya bukan cuma soal buang hajat. Farhan mengingatkan, BABS bisa bikin angka diare naik. Dan kalau balita sudah kena diare terus-menerus, risiko stunting pun ikut naik.

“Diare itu bukan cuma soal mencret. Ini serius. Kalau anak kecil kena terus, bisa berdampak ke tumbuh kembangnya,” jelasnya.

Tak hanya soal limbah, Farhan juga menyinggung soal air bersih. Saat ini, PDAM Kota Bandung baru bisa melayani sekitar 38 persen wilayah. Sisanya? Ya, masih harus bersabar atau cari alternatif.

“Pipa bocor, sumber air terbatas. Jadi kita harus cari solusi jangka panjang. Tapi yang penting, kebutuhan dasar warga tetap harus terpenuhi,” tegasnya.

Farhan menutup dengan semangat: “Kita survei dulu. Lihat apa yang bisa kita lakukan. Karena ini bukan cuma soal air dan septic tank, tapi soal martabat kota!”***

 

Berita Terkait

Emte Highland Resort Ciwidey Bandung Menjadi Saksi Kemeriahan Hari Jadi Ke-8 Media Nuansa Realita
Kepala SLB Binakarya Rancaekek Bersyukur Sekolahnya Dikunjungi Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat
Wali Kota Bandung  Muhammad Farhan Berharap Media Massa  Memproduksi berita lebih berhati-hati dan teliti
Pemkot Bandung Terus Menertibkan Lintasan Kabel Udara Menjadi Contoh Kota Lainnya
Kirab Budaya Hari Jadi ke -80 Provinsi Jawa Barat, Sumedang Curi Perhatian dengan Seni Khasnya
Antena Teleskop VGOS 85 Ton Terpasang di Bosscha Bandung Kerjasama ITB dan SHAO
Pertandingan Persib Bandung Kontra Persis Solo di Stadion GBLA Beberapa Menteri Akan Hadir
Taman Dewi Sartika Tempat Santai di Pusat Kota Bandung Miliki Fasilitas Memanjakan Pengunjung

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 03:41 WIB

Walikota Farhan Melarang Terjun Bebas ke Sungai, ” Kita Sudah Bebas BABS, Bung!”

Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:28 WIB

Emte Highland Resort Ciwidey Bandung Menjadi Saksi Kemeriahan Hari Jadi Ke-8 Media Nuansa Realita

Senin, 29 September 2025 - 13:17 WIB

Kepala SLB Binakarya Rancaekek Bersyukur Sekolahnya Dikunjungi Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat

Rabu, 17 September 2025 - 16:41 WIB

Wali Kota Bandung  Muhammad Farhan Berharap Media Massa  Memproduksi berita lebih berhati-hati dan teliti

Selasa, 26 Agustus 2025 - 21:38 WIB

Pemkot Bandung Terus Menertibkan Lintasan Kabel Udara Menjadi Contoh Kota Lainnya

Berita Terbaru