HARIAN SUMEDANG — Pemerintah Kabupaten Majalengka menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapang GGM Majalengka, Senin (17/8/2026).
Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Majalengka Eman Suherman memanfaatkan momentum kemerdekaan ini untuk memaparkan sejumlah rekam jejak dan capaian pembangunan daerah di berbagai sektor strategis.
Bupati menegaskan bahwa semangat kemerdekaan harus diterjemahkan ke dalam kerja nyata guna meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat demi mewujudkan “Majalengka Langkung Sae”.
Capaian Pembangunan Kabupaten Majalengka 2025–2026
-
Pendidikan & Sumber Daya Manusia:
-
Rata-rata Lama Sekolah (RLS) naik dari 7,53 tahun (2024) menjadi 7,81 tahun (2025).
-
Program Satu Desa Satu Sarjana menyalurkan 100 kuota pada 2026 bekerja sama dengan Universitas Teknologi Bandung, mencakup program kuliah dan magang kerja di Jepang.
-
Rehabilitasi sarana pendidikan melalui APBN mencakup 40 SD, 25 SMP, dan 66 PAUD, serta pendanaan APBD untuk 18 SD dan 5 SMP.
-
-
Kesehatan: Umur Harapan Hidup (UHH) masyarakat meningkat dari 74,98 tahun (2024) menjadi 75,32 tahun pada 2026.
-
Perumahan Rakyat (Rutilahu): Rehabilitasi 4.122 unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026 melalui pendanaan BSPS Kementerian PKP (2.122 unit), Bantuan Keuangan Kabupaten (1.715 unit), CSR (250 unit), dan DAU (35 unit).
-
Infrastruktur & Pertanian:
-
Pembangunan jalan sepanjang 117 km mendorong tingkat kemantapan jalan daerah hingga 90,95%.
-
Penyediaan 119 unit irigasi perpompaan dan 37 unit irigasi perpipaan.
-
Rehabilitasi jaringan irigasi seluas 556 hektare senilai Rp2,6 miliar via Inpres No. 6/2025 (BBWS Cimanuk Cisanggarung), serta pembangunan 27 titik sumur JIAT senilai Rp48,6 miliar.
-
-
Ketahanan Pangan:
-
Surplus beras mencapai 122.421 ton (ketersediaan 294.086 ton dibanding kebutuhan 171.666 ton) per Juli 2026.
-
Surplus jagung menyentuh 13.755 ton.
-
Penyerapan pupuk bersubsidi berjalan optimal (Urea terserap 55,36% dan NPK terserap 60,01%) dengan jaminan stok aman hingga Desember.
-
-
Perekonomian & Ketenagakerjaan:
-
Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) melaju ke angka 6,86% pada 2025—menjadi yang tertinggi kedua di Jawa Barat.
-
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menetas turun ke angka 3,62%.
-
Angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 10,31%.
-
Rangkaian peringatan ini mendapat apresiasi positif dari warga lokal. Masyarakat berharap program pemerataan jalan, bantuan pendidikan tepat sasaran, serta penciptaan lapangan kerja terus diperluas hingga ke tingkat pelosok desa.
Bupati menutup amanatnya dengan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat untuk mempertahankan tren positif pembangunan ini. ( Jurnalis : Abdul Haris )







