HARIAN SUMEDANG – Angin segar berembus bagi warga dan pengguna jalan di wilayah Kecamatan Conggeang dan Ujungjaya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang resmi memulai proyek perbaikan Jembatan (Sasak) Beureum, sebuah akses vital yang menghubungkan kedua wilayah kecamatan tersebut.
Sebelumnya, kondisi Jembatan Beureum dilaporkan sudah dalam posisi miring dan mengalami kerusakan parah.
Hal ini tidak hanya menghambat kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga memicu kekhawatiran besar di kalangan pengendara akan risiko jembatan roboh yang dapat memakan korban jiwa.
Menurut penuturan warga setempat, sebelum menyentuh area jembatan utama, pihak kontraktor terlebih dahulu menyelesaikan pengecoran jalan di sepanjang kawasan Cacaban serta melakukan perbaikan pada gorong-gorong Cipelang.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Sumedang atas respons cepatnya. Perbaikan ini sudah lama kami tunggu-tunggu demi keselamatan bersama,” ujar salah seorang warga sekitar kepada awak media.
Dengan dimulainya pengerjaan infrastruktur ini, warga optimistis roda perekonomian lokal akan bergerak lebih cepat. Akses transportasi yang selama ini tersendat dipastikan bakal kembali normal setelah proyek selesai.
Selain mobilitas harian warga, perbaikan Jembatan Beureum ini juga diproyeksikan mampu mendongkrak sektor pariwisata.
Jembatan ini merupakan jalur strategis menuju sejumlah objek wisata unggulan yang berada di kawasan Conggeang dan Buahdua.
Kelancaran jalur ini diharapkan dapat meningkatkan volume kunjungan wisatawan secara signifikan ke wilayah tersebut.
Baca Juga:
Ratusan Siswa Ikuti MPLS di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sumedang
Sabet Juara 2 Se-Jawa Barat di Yadika 2026, Tim Futsal SMPN 3 Tanjungsari Kembali Ukir Prestasi
(Supriadi)







