HARIANSUMEDANG.COM -Upaya PSSI untuk memperbaiki kualitas sepakbola Indonesia terus diintensifkan, salah satunya dengan cara Naturalisasi.
Berita teranyar, PSSI telah selesai melakukan proses naturalisasi terhadap Kini Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen.
Keduanya diambil sumpah dan janji setia pewarganegaraan RI di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia DKI Jakarta, Senin (18/1).
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses naturalisasi Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen.
“Sekali lagi, kami ingin mengucapkan terima kasih pada Kanwil Kumham DKI Jakarta, kemudian juga Dukcapil DKI Jakarta serta setelah tadi sumpah, lagi proses untuk pembuatan KTP,
kemudian juga Kanwil Imigrasi Jakarta dan juga yang ada di Soekarno-Hatta yang akan setelah ini mendukung pembuatan paspor
.Semoga proses ini bisa berjalan dengan cepat. Jadi ini semua cepat sekali. Yang pasti, Ragnar tadi sore mendarat, sementara Thom Haye baru mendarat di Jakarta sekitar pukul 21.00 WIB Jakarta dan langsung ke Kemenkumham,” kata Arya Sinulingga.
“Setelah proses yang panjang akhirnya selesai. Saya senang. Proses 24 jam. Setelah saya main (bersama Heerenveen). Saya langsung ke bandara. Saya terbang 18 jam (ke Indonesia).
Kemudian saya ke sini dan selesai sekarang. Saya senang dan terima kasih atas dukungannya Saya berharap bisa berkontribusi untuk kemajuan timnas Indonesia, ” kata Thom Haye.
Baca Juga:
Sertijab Kepala Desa Cipelang Kecamatan Ujungjaya Harapan Baru untuk Desa yang Lebih Maju
Kementerian Luar Negeri: 32 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran, Sebagian Kini Sudah Tiba di Indonesia
“Saya sangat senang. Saya mengambil sumpah dan itu benar-benar terjadi. Saya ingin mencapai Piala Dunia tentunya. Bisa membantu tim yang dihuni pemain muda,” kata Ragnar Oratmangoen.
Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen masuk ke dalam 26 pemain timnas Indonesia yang diproyeksikan Shin Tae-yong melawan Vietnam.
Namun, mereka belum bisa bermain pada laga perdana Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (21/3).
Hal ini karena keduanya harus berpindah federasi terlebih dahulu dari KNVB (Belanda) ke PSSI (Indonesia), agar bisa bermain bersama skuad Garuda. (Tatang Tarmedi / laman resmi PSSI)***
Baca Juga:
Jatnika Pria Utama : Wujud Kepala Sekolah yang Berkarya, Menginspirasi Melalui Seni
Jika Perang Tak Berhenti 20 Hari Lagi Harga BBM RI Diprediksi Naik







