CIMALAKA – Selama ini siswa tidak pernah dilibatkan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS), padahal anggaran Biaya Operasional Sekolah (BOS) itu sebesar-besarnya untuk kepentingan siswa.
” Oleh karena itu, perlu kiranya Majelis Perwakilan Kelas OSIS atau MPK-OSIS dan Kordinator Ekskul terlibat dalam penyusunan RKAS, ” ungkap Titin Suryati Sukmadewi, Kepala SMA Negeri 2 Cimalaka, Rabu (15/10/2025).
Dengan demikian, kata Titin, sekolah akan tahu apa kebutuhan OSIS atau Kordinator Ekskul dari mulai bulan Januari hingga Desember setiap tahunnya yang bisa dianggarkan dari BOS tahun anggaran itu.
” Selama ini siswa kadang-kadang mengajukan kegiatan di tengah-tengah tahun anggaran, terjadi pergeseran dan sebagainya. Padahal, bila sudah jelas terinci kebutuhannya, bisa tercover oleh BOS, ” ucapnya.
Dengan adanya pelatihan yang rencananya berjalan dua hari (Rabu -Kamis 16/10/2025) ini, imbuh Titin, mereka bisa belajar bagaimana memprogram kegiatan berikut kenungkinan penganggarannya untuk mencapai visi misinya.
Namun, terang Titin, ketika ada kegiatan yang berbiaya, pihak sekolah tetap memberikan petunjuk dari kodering-kodering yang bisa tidaknya rencana kegiatan tersebut didanai oleh BOS. *** Tatang Tarmedi








