SUMEDANG – Warga Dusun Nagrak RW 4 RT 09 ,10,11 dan 12 Desa Marongge Kecamatan Tomo bikin gebrakan mengejutkan memasang bendera Merah Putih berukuran panjang 132 meter dan lebar 1,5 meter.
Bendera raksasa tadi dipasang oleh warga secara gotong rotong, dihiasi umbul- umbul yang didominasi warna merah putih melambangkan semangat pengorbanan para pejuang dalam merebut kemerdekaan.
Pepen Supendi selaku Kepala Kewilayahan ( Olot Nagrak) menyampaikan pembentangan bendera merah putih itu dalam rangka menyemarakan serta menyambut Hut RI ke 80 tahun 2025.
” Sebelumnya kami adakan rapat dengan mengundang warga masyarakat untuk membentuk susunan kepanitian PHBN tingkat Dusun Nagrak
serta merumuskan inovasi untuk HUT RI tahun 2025, ” ungkap Kadus.
Melalui mekanisme yang disepakati bersama, terbentuklah kepanitian dari mulai Ketua , Sektetaris, Bendaha dan seksi seksi, Ketua Panitia Arif Firmansyah (Ketua RW 04) Sekretaris Ade Roni, Bedahara Uus Rustandi.
” Kebetulan di dusun kami budaya gotong royong masih sangat kental jadi tak ada masalah yang dianggap berat ketika disikapi dan dilaksanakan dengan cara gotong royong karena “berat
sama dipikul ringan sama dijingjing,” imbuhnya.
Dikatakan Kadus Pepen, pembuatan bendera raksasa Merah Putih berbiaya sekitar Rp.1,8 Juta, terlaksana berkat partisipasi para donatur, terutama putra daerah Nagrak yang telah sukses.
Adapun kegiatan yang terlaksana meliputi kejuaran bola voli tingkat RW, jalan santai bagi peserta terunik dapat hadiah langsung dari Odira Colection , dan hiburan dangdut,
” Kami ucapkan terima kasih kepada semua warga masyarakat yang berpartisipasi, terlebih kepada pak Endang Suherman dari Odira Colection yang banyak memberikan bantuan baik moril maupun materil, ” ucapnya lagi.
Baca Juga:
daydream Kumpulkan Dana Seri A Sebesar $15 Juta untuk Menciptakan Agen AI Terbaik di Dunia Bagi SEO
Yani (50) warga masyarakat Desa Marongge merasa senang dengan adanya bantuan dari Odira Colection yang menjadi donatur sehingga masyarakat sangat terbantu dengan hadirnya bantuan dari beliau.
( Abdul Haris ) ****







