BANDUNG – Dalam sebuah dialog santai namun mendalam yang berlangsung baru-baru ini, terungkap filosofi hidup dan rahasia kesuksesan seorang tokoh yang akrab disapa H Suprapto, Kepala SLB Bina Karya Rancaekek Kabupaten Bandung.
Percakapan tersebut menyoroti pentingnya pola pikir bertumbuh (growth mindset) dan dedikasi terhadap literasi sebagai pilar utama dalam meraih keberhasilan hidup.
Saat ditanya mengenai kunci kesuksesannya, H Suprapto menegaskan bahwa sikap rajin adalah fondasi yang tidak bisa ditawar. Baginya, rajin bukan sekadar bekerja keras, melainkan manifestasi dari growth mindset yang diterapkan dalam segala aspek kehidupan.
“Rajin itu bagian dari growth mindset. Di mana pun berada, kita harus rajin membaca dan rajin belajar. Belajar itu tidak harus selalu dari buku; melalui obrolan seperti ini pun saya sedang belajar,” ujar Pak Haji.
H Suprapto menyebut beberapa tokoh idola, salah satunya Ki Hadjar Dewantara dan Kahlil Gibran. Ki Hadjar Dewantara menjadi referensi utamanya dalam dunia pendidikan.
Sementara itu, untuk tokoh nasional, ia mengaku sangat mengagumi figur yang bekerja dalam senyap namun memberikan dampak besar melalui pemikiran mereka, seperti Mohammad Hatta dan Tan Malaka.
Ia menilai tokoh-tokoh tersebut memiliki filosofi yang kuat dan mampu memberi “warna” bagi bangsa tanpa harus selalu menonjolkan diri di permukaan.
Haji Suprapto juga mengungkapkan ketertarikannya pada dunia filsafat, termasuk cuplikan pemikiran dari Ibnu Sina dan Kahlil Gibran. Ia sangat mengidolakan Gibran karena kemampuannya merangkum esensi dari setiap kebaikan ke dalam satu kata: Cinta.
“Semua kebaikan itu dasarnya adalah cinta. Cinta itu sendiri merupakan sifat Rahman dan Rahim dari Allah SWT,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa setiap langkah kebaikan harus dimulai dengan Bismillah sebagai bentuk pembuka yang berkah.
Baca Juga:
Senyum Mandiri dari Cibeureum Kulon: Kala Deti Memilih Lepas dari Jaring Bansos
Berdiri Sejak 1989, SLB Bina Karya Buktikan Dedikasi Cetak Ratusan Alumni Mandiri
Trinasolar Dukung Proyek PLTS dan Penyimpanan Energi 10 MWh di Phu Quoc, Vietnam
Dialog ini memberikan pesan kuat bagi generasi muda bahwa kesuksesan bukan hanya soal hasil akhir, melainkan tentang proses belajar yang tiada henti dan menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap tindakan. (Tatang Tarmedi) ****






