TANJUNGSARI – Isak haru sekaligus tepuk tangan riuh mewarnai acara pelepasan 86 siswa kelas 9 SMPN 3 Tanjungsari, Rabu (24/6/2026). Prosesi adat Sunda, Tarian Lengser, menjadi simbol sakral pelepasan para ‘Garuda Muda’ ini untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Ketua Komite Mahmud, S.Pd., Kepala Desa Kadakajaya Pepen Supendi, unsur Babinsa, Babinmas, seluruh orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.
Panggung mendadak riuh saat siswa-siswi menampilkan kreasi seni adat Sunda Lengser. Gerakan yang gemulai namun tegas dari para siswa seolah mengirimkan pesan kuat: anak-anak Tanjungsari siap melangkah ke masa depan tanpa melupakan akar budaya leluhur.
Kepala SMPN 3 Tanjungsari, Jaja Juanda, S.Pd., mengaku sangat bersyukur dan mengapresiasi sinergi erat antara sekolah dan orang tua murid selama ini. Dalam sambutannya, Jaja turut menyelipkan doa dan harapan besar bagi masa depan anak didiknya.
“Selamat untuk anak-anakku yang hari ini diwisuda. Terima kasih untuk Bapak Ibu yang luar biasa, yang selalu mendukung dan mensupport sekolah,” ujar Jaja.
“Doa Bapak, mudah-mudahan ke depan di antara kalian ada yang jadi Polisi, ada yang jadi TNI, ada yang jadi Bupati. Bapak yakin kalian bisa,” imbuhnya membakar semangat para siswa.
Sebanyak 86 siswa ini dilepas bukan dengan ratapan kesedihan, melainkan dengan suntikan semangat “Lengser” yang berani, lincah, dan berkarakter. Dari panggung sekolah di Kadakajaya, mereka bersiap mengepakkan sayap menuju SMA/SMK/MA favorit demi mengejar cita-cita.
Selamat mengudara, Garuda Muda SMPN 3 Tanjungsari! Kancah masa depan telah menanti kiprahmu.
(dody/nsh)








