Bilik Reuni Kecil untuk Kang Edeng Sitarya: Lulusan SPMA yang ‘Menyimpang’ Jadi Nahkoda MKKS Sumedang

- Pewarta

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosok di balik Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Sumedang ini ternyata berakar dari tanah pertanian yang sama dengan saya. Dialah Drs. Edeng Sutarya.

Sosok di balik Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Sumedang ini ternyata berakar dari tanah pertanian yang sama dengan saya. Dialah Drs. Edeng Sutarya.

MASA-MASA berseragam SPP-SPMA (Sekolah Pertanian Pembangunan – Sekolah Pertanian Menengah Atas) pertengahan era 80-an memang punya cerita tersendiri.

Sebagai sesama jebolan SPMA angkatan 84/85—meski beda almamater—saya tahu betul bagaimanakah gemblengan kurikulum pertanian zaman itu.

Saat itu, kurikulum kita masih terbilang ekuivalen. Mau urusan tanam-menanam, ilmu peternakan, sampai perikanan, semuanya dipelajari.

Lulusan SPMA zaman itu dididik dengan satu visi utama: jadi petani mandiri yang tangguh.

Namun, sahabat saya yang satu ini agak unik. Hingga di penghunjung masa tugasnya sebagai Kepala SMP Negeri 1 Tanjungsari, mungkin belum banyak yang tahu latar belakangnya.

Sosok di balik Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Sumedang ini ternyata berakar dari tanah pertanian yang sama dengan saya. Dialah Drs. Edeng Sutarya.

Jujur saja, kalau mengingat-ingat masa sekolah dulu, kami dipersiapkan untuk memegang cangkul, mengurus ternak, atau mengelola empang. Tapi jalan hidup Kang Edeng  ini berbelok arah. Ia melangkah ke dunia pendidikan.

Hebatnya, meski tidak memulainya dari fondasi kejuruan pendidikan menengah, tangan dinginnya di dunia pendidikan Sumedang tak perlu diragukan lagi.

Rekam jejaknya mencatat beberapa SMP Negeri di Sumedang berhasil ia pimpin dengan baik, hingga akhirnya dipercaya memegang pimpinan tertinggi di forum MKKS.

Latar belakang pertaniannya justru membekalinya dengan daya tahan, kesabaran, dan kemampuan “mendidik” yang organik.

“Sama seperti menanam bibit hingga berbuah, memimpin sekolah dan mendidik siswa butuh kesabaran dan proses yang tak bisa diinstankan,” mungkin begitu cermin filosofi SPMA yang ia bawa ke sekolah.

Kini, menjelang masa purna baktinya, panggilan tanah rupanya terlalu kuat untuk diabaikan. Kang Edeng tampaknya akan kembali meraih dunia yang pernah membesarkannya dulu.

Ruang nostalgia itu tak sekadar angan-angan; ia sudah mempersiapkannya matang-matang. Sebuah ruang nyaman telah ia bangun tepat di tengah kebun miliknya di kawasan Situraja.

Di sanalah kelak, setelah menanggalkan jabatannya di dunia pendidikan, Kang Edeng akan kembali bertani dan berbudidaya—menjelma kembali menjadi seorang “petani mandiri”, persis seperti visi yang kerap didoktrinkan kepada kami di bangku SPP-SPMA puluhan tahun lalu.

Sebagai rekan satu angkatan di dunia SPMA, saya cuma bisa tersenyum bangga. Selamat memasuki masa purna bakti untuk Kang Edeng Sutarya. Wilujeng kembali ke tanah, Kang! ( Tatang Tarmedi )

Berita Terkait

Tak Surut Digerus Usia: Perjuangan Tanpa Henti “Dewa Geulis” Menjaga Hijau Gunung Geulis
Jatnika Kepala Sekolah Rasa Seniman, Dinding Gersang SMPN 9 Jadi “Galeri” Anti-Bullying
Viral Sebut Jemaah Haji Lansia ‘Merepotkan’, Ketua KBIHU Jabar Disemprot DPR dan Dikritik Warganet
Editorial: Mengubur Sisa “Sampah” Masa Lalu, Menjemput Kesan Pertama MPLS yang Menginspirasi
Sekolah Percontohan Nasional Kapan Berdiri di Negeri Ini ?
Sanksi Berat Menanti Perusahaan Pelaku Pencemaran Udara di Indonesia
Memupuk Karakter Berbalut Kearifan Lokal di SMPN 4 Jatinangor
Memutus Rantai Malu: Mengapa Sekolah Harus Berhenti Menagih Tunggakan Biaya kepada Siswa

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:52 WIB

Bilik Reuni Kecil untuk Kang Edeng Sitarya: Lulusan SPMA yang ‘Menyimpang’ Jadi Nahkoda MKKS Sumedang

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:29 WIB

Tak Surut Digerus Usia: Perjuangan Tanpa Henti “Dewa Geulis” Menjaga Hijau Gunung Geulis

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:25 WIB

Jatnika Kepala Sekolah Rasa Seniman, Dinding Gersang SMPN 9 Jadi “Galeri” Anti-Bullying

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:01 WIB

Viral Sebut Jemaah Haji Lansia ‘Merepotkan’, Ketua KBIHU Jabar Disemprot DPR dan Dikritik Warganet

Selasa, 7 Juli 2026 - 06:43 WIB

Editorial: Mengubur Sisa “Sampah” Masa Lalu, Menjemput Kesan Pertama MPLS yang Menginspirasi

Berita Terbaru

Info Sumedang

Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:26 WIB

Kades Kudangwangi Kecamatan Ujungjaya, Maman Supriatman, yang akan masuk kembali pada bursa pencalonan Kades Kudangwang ( Dok. Harian Sumedang / Supriadi )

Info Sumedang

Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak

Kamis, 23 Jul 2026 - 09:48 WIB

Pers Rilis

Qualcomm dan Samsung Perluas Kolaborasi Snapdragon

Kamis, 23 Jul 2026 - 09:07 WIB