SUMEDANG – Bupati Dony Ahmad Munir melantik dan mengambil Sumpah ASN pemangku Jabatan Pengawas Sekolah di Aula Tampomas PPS, Jumat (20/6).
Prosesi pelantikan 22 Pengawas Sekolah tadi ditandai dengan penandatanganan berita acara sumpah jabatan oleh Bupati dan perwakilan yang dilantik.
Dalam sambutannya Bupati Dony menyampaikan ucapan selamat kepada para pengawas yang baru dilantik.
Amanat Bupati, jabatan pengawas bukan hanya soal pengukuhan kedudukan, melainkan merupakan bentuk kepercayaan.
Bentuk kepercayaan atas kompetensi, dedikasi dan tanggung jawab besar dalam menjaga mutu pendidikan.
“ Jabatan Pengawas Sekolah adalah amanah mulia, bukan status yang dibanggakan,” tegasnya.
Menurut Bupati, Pengawas Sekolah memegang peran strategis sebagai penggerak peningkatan mutu pendidikan.
Tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga menjadi penjaga nilai-nilai profesionalisme di tengah arus transformasi digital.
“Pengawas harus memiliki standar moral, integritas dan etos kerja yang lebih tinggi dari mereka yang diawasi. Kita harus menjadi teladan,” ujarnya.
Baca Juga:
Menyingkap Misteri Cadas Pangeran: Jalan ‘Datar’ yang Ternyata Mendaki Tajam
H. Edeng Sutarya: Figur ‘Orang Tua’ Pendidikan Sumedang di Akhir Pengabdian
Bupati Dony mengatakan, dari pengawas baik akan lahir kepala sekolah hebat, guru inspiratif, proses belajar berkualitas, hingga siswa berakhlak mulia.
Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya bijak dalam bermedia sosial dengan senantiasa menjaga etika, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.
“Jangan jadikan media sosial sebagai tempat melampiaskan emosi. Masalah harus diselesaikan, bukan diumbar,” katanya.
Bupati Dony menaruh harapan besar kepada para Pengawas Sekolah agar menjadi agen perubahan.
Baca Juga:
Ia merinci peran utama pengawas yakni menjadi mentor profesional bagi kepala sekolah dan guru dan mendorong inovasi pembelajaran.
Pengawas juga bisa menjaga integritas dan kualitas pendidikan di setiap satuan pendidikan.
“Tugas pengawas bukan mencari kesalahan, tapi membina. Bukan menghakimi, tapi menginspirasi.
Ini tugas mulia karena Pengawas sedang mengawal masa depan bangsa,” tutur Bupati dengan penuh harap.
Di akhir sambutannya Bupati Dony mengingatkan agar seluruh pengawas bekerja dengan hati dan keikhlasan.
“Yang Bapak Ibu dampingi adalah para pendidik dan yang Bapak Ibu bentuk adalah masa depan Sumedang dan masa depan Indonesia,” pungkasnya.
Baca Juga:
Setelah Tahun Lalu Sekolah-sekolah di Jabar “Sepi” Pungutan, Akhir Tahun Ajaran Ini Kembali Marak
( Siti Kowati ) ***












