H. Suprapto Kepala SLB Binakarya Rancaekek Bandung : ‘ Energi Positif Akan Membimbing ke Arah Kebaikan ‘

- Pewarta

Kamis, 28 Agustus 2025 - 04:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suprapto yakin bahwa yang didengar oleh Penguasa Semesta bukan ucapan dan doa-doa yang keluar dari mulut, tetapi getaran doa yang datang dari qolbu ( Dok.Hariansumedang.com / Tatang Tarmedi )

Suprapto yakin bahwa yang didengar oleh Penguasa Semesta bukan ucapan dan doa-doa yang keluar dari mulut, tetapi getaran doa yang datang dari qolbu ( Dok.Hariansumedang.com / Tatang Tarmedi )

BANDUNG – Aku adalah sebagaimana persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku. Jika ia berprasangka baik, maka itu yang akan ia dapat. Jika ia berprasangka buruk, maka itu pula yang akan ia temui” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadist itu diucapkan berkali-kali oleh H. Suprapto, Kepala SLB Binakarya Rancaekek Kabupaten Bandung di ruang kerjanya , Rabu (27/8/2025), akhirnya ia menyimpulkan bahwa semua itu tadi bisa disebut sebagai energi positif.

H. Suprapto yakin bahwa yang didengar oleh Penguasa Semesta bukan ucapan dan doa-doa yang keluar dari mulut, tetapi getaran doa yang datang dari qolbu atau energi positif yang keluar dari dasar hati yang terdalam.

Energi positif, lanjut Ketua MKKS SLB Swasta ini, akan muncul dari jiwa-jiwa yang ‘nerima’ ditunjang dengan roh suci yang bisa menguasai materi, bukan materi yang menguasai roh, ” Akhirnya akan berujung kebaikan kepada diri kita, ” ungkapnya.

H.Suprapto menegaskan bahwa Takdir itu ada dua, ketetapan mutlak yang tidak dapat diubah contohnya kelahiran dan kematian, jenis kelamin. Serta, ketetapan yang bisa diubah, contoh
Rezeki, kesehatan, akhlak, dan ilmu pengetahuan.

Tentang Takdir yang bisa diubah itu, terang H. Suprapto, kembali kepada bunyi hadist tadi, tergantung kepada persangkaan hambaku, Jika ia berprasangka baik, maka itu yang akan ia dapat. Jika ia berprasangka buruk, maka itu pula yang akan ia temui. *** (Tang)

Berita Terkait

Gegara 1,5 Ton Ikan dan Uang Terbang: Kolam Al Kamil Sumedang Mendadak Penuh Sesak ‘Manusia Air’
Menavigasi Masa Depan Jurnalisme: Antara Akselerasi Otomatisasi dan Reimajinasi Profesi
Eksistensi Dodol Ibu Kita khas Tanara: Menjaga Resep Warisan di Tengah Gempuran Jajanan Modern
Istana Bunga Plastik Sumedang Hadirkan Solusi Dekorasi Meja Kerja Elegan dan Terjangkau
Unik! Pohon Kelapa “Menjelajah” Tanah Sebelum Menjulang Tinggi di Tanjungsari Sumedang
Menerjang Hujan dan Ombak Demi Nyawa: Perjuangan Bidan Vera di Pesisir Langkat
Meniti Ridho di Antara Berkas Desa dan Gema Masjid Nurul Huda
SMAN 1 Sumedang Gelar Sosialisasi Komunitas Belajar “Kombel Adinira Digjaya” untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Gegara 1,5 Ton Ikan dan Uang Terbang: Kolam Al Kamil Sumedang Mendadak Penuh Sesak ‘Manusia Air’

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Menavigasi Masa Depan Jurnalisme: Antara Akselerasi Otomatisasi dan Reimajinasi Profesi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Eksistensi Dodol Ibu Kita khas Tanara: Menjaga Resep Warisan di Tengah Gempuran Jajanan Modern

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Istana Bunga Plastik Sumedang Hadirkan Solusi Dekorasi Meja Kerja Elegan dan Terjangkau

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Unik! Pohon Kelapa “Menjelajah” Tanah Sebelum Menjulang Tinggi di Tanjungsari Sumedang

Berita Terbaru