Indonesia Terima 6 Jet Rafale, Prabowo Tekankan Pertahanan Kunci Stabilitas Nasional

- Pewarta

Senin, 18 Mei 2026 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selain Rafale, alutsista yang diterima meliputi empat pesawat angkut VIP Dassault Falcon 8X, satu pesawat angkut militer Airbus A400M Atlas, serta sistem rudal Meteor dan bom pintar Hammer. ( Sumber Bakom RI )

Selain Rafale, alutsista yang diterima meliputi empat pesawat angkut VIP Dassault Falcon 8X, satu pesawat angkut militer Airbus A400M Atlas, serta sistem rudal Meteor dan bom pintar Hammer. ( Sumber Bakom RI )

JAKARTA – Indonesia resmi menambah kekuatan udara dengan kedatangan enam pesawat tempur Rafale. Penyerahan dilakukan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5).

Selain Rafale, alutsista yang diterima meliputi empat pesawat angkut VIP Dassault Falcon 8X, satu pesawat angkut militer Airbus A400M Atlas, serta sistem rudal Meteor dan bom pintar Hammer.

Prabowo menyebut penguatan pertahanan sebagai langkah vital untuk menjaga stabilitas dan kedaulatan negara di tengah kondisi geopolitik global yang tidak menentu.

“Pertahanan adalah syarat utama untuk stabilitas. Jaminan agar kita bisa berdaulat,” ujar Prabowo.

Pengadaan ini merupakan bagian dari program modernisasi alutsista yang dirancang saat Prabowo menjabat Menteri Pertahanan pada periode sebelumnya.

Menurutnya, peningkatan kekuatan militer diperlukan sebagai deterrent atau efek gentar terhadap potensi ancaman.“Kita tidak punya kepentingan lain selain menjaga wilayah kita sendiri,” tegasnya.

Ia menjelaskan, jet Rafale akan memperkuat kemampuan tempur udara, baik untuk operasi udara-ke-udara maupun udara-ke-darat. Sementara Falcon 8X mendukung mobilitas strategis dan pengawasan, serta A400M Atlas memperluas kemampuan angkut logistik dan pengisian bahan bakar di udara.

Pemerintah menyatakan akan terus membangun kekuatan pertahanan di udara, laut, dan darat untuk mengamankan wilayah Indonesia ke depan.(Tatang Tarmedi) ****

 

Berita Terkait

Muncul Perdana usai Didapuk Jadi Kepala BGN, Nanik Deyang Ungkap Alasan Militer Urus MBG
Hari Pertama Penyaluran, TASPEN Rampungkan 99% Pembayaran Gaji ke-13 Pensiunan ASN
Pemerintah Perbarui Data Penerima Bansos Juni 2026, Fokuskan Penyaluran untuk Desil 1-4
Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)
Maksimalkan Media Sosial, Menkum Supratman Andi Agtas Dorong Respons Cepat Pelayanan Publik dan Transparansi Karier ASN
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
Reshuffle Kabinet Jilid 5 Resmi Diteken Prabowo, Mayoritas Orang Lama yang Ada di Kabinet Merah Putih
Pemerintah Percepat Pembangunan PLTS untuk Kurangi Ketergantungan Energi Fosil

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 03:11 WIB

Muncul Perdana usai Didapuk Jadi Kepala BGN, Nanik Deyang Ungkap Alasan Militer Urus MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:04 WIB

Hari Pertama Penyaluran, TASPEN Rampungkan 99% Pembayaran Gaji ke-13 Pensiunan ASN

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:01 WIB

Pemerintah Perbarui Data Penerima Bansos Juni 2026, Fokuskan Penyaluran untuk Desil 1-4

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:24 WIB

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)

Senin, 1 Juni 2026 - 07:00 WIB

Maksimalkan Media Sosial, Menkum Supratman Andi Agtas Dorong Respons Cepat Pelayanan Publik dan Transparansi Karier ASN

Berita Terbaru