BRIN Membeberkan Kriteria Daging Kurban yang Layak Dikonsumsi Termasuk Memiliki SKKH

- Pewarta

Kamis, 29 Mei 2025 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Antara News

Foto : Antara News

JAKARTA – Masyarakat perlu mengetahui kriteria daging kurban yang layak dikonsumsi.

Demikian Widodo Suwito, PenelitiBadan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada Jumat, (23/5).

Menurutnya, hewan kurban tersebut harus memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan atau SKKH.

Jika tidak ada SKKH, pastikan hewan tidak ada luka, tidak diare, tidak pincang, atau penampakannya bagus.

” Ketika ada cacat atau penyakit lainnya maka daging hewan tersebut tidak aman untuk dikonsumsi,” ujar Widodo.

Selain itu, katanya, warna dagingnya segar, memiliki warna merah cerah dan tidak pucat.

Tekstur daging elastis dan tidak lembek ataupun keras, serta bau daging tidak busuk.

Teknik penyimpanan daging yang baik dan benar, harus disimpan pada suhu yang dingin disimpan di freezer.

Selain itu, pastikan untuk memisahkan antara jeroan dan daging serta gunakan wadah yang tertutup.

Ketika daging dibiarkan begitu saja dalam suhu ruangan, maka dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri.

Kebusukan, dan kerusakan tekstur serta rasa, sehingga daging dapat lembek ataupun berlendir.

Ada beberapa tips memasak daging yang baik dan benar agar kandungan gizinya tetap terjaga.

Pertama masak dengan suhu yang tepat untuk mencegah adanya pertumbuhan mikroba pada daging.

Kedua, gunakan metode memasak yang tepat yaitu dengan menambahkan sedikit air untuk menjaga kelembaban dan protein daging.

“Pastikan daging yang ada di dalamnya itu matang agar tidak ada lagi mikroba,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, Widodo juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan manfaat mengkonsumsi daging bagi kesehatan.

Daging merupakan sumber protein yang baik untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh.

Selain itu, daging mengandung protein serta zat besi yang penting untuk pembentukan sel darah merah

Daging juga membantu pertumbuhan terutama pada anak-anak dan remaja sehingga dapat mencegah stunting, dan sumber energi yang baik untuk tubuh.

“Namun, perlu diingat bahwa konsumsi daging yang berlebihan memiliki dampak negatif bagi kesehatan.” pungkasnya.

(Tatang Tarmedi) ***

Berita Terkait

Mengetuk Pintu SDN Tegalendah: Menemukan Rumah Kedua di Balik Perbukitan Rancakalong
Dedikasi Tanpa Batas Forum Peduli Gunung Geulis Jatinangor demi Warisan Anak Cucu
Menakar Jiwa dalam Berita Opini, Ketika Fakta Menemukan Rasa
H. Edeng Sutarya:  Figur ‘Orang Tua’ Pendidikan Sumedang di Akhir Pengabdian
Dari Asongan ke Kursi Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif H. Apit Mengubah Garis Takdir di Jatinunggal
Mengajar dengan Hati, Memimpin dengan Seni: Kiprah Transformatif Dr. Cucu Suhartini di SMPN 4 Jatinangor
Konsumsi Kopi dan Risiko Diabetes: Manfaat, Mitos, dan Aturan Amannya
Waspada Predator Siber Intai Anak-Anak Lewat Game Online

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:47 WIB

Mengetuk Pintu SDN Tegalendah: Menemukan Rumah Kedua di Balik Perbukitan Rancakalong

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:29 WIB

Dedikasi Tanpa Batas Forum Peduli Gunung Geulis Jatinangor demi Warisan Anak Cucu

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:56 WIB

Menakar Jiwa dalam Berita Opini, Ketika Fakta Menemukan Rasa

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:46 WIB

H. Edeng Sutarya:  Figur ‘Orang Tua’ Pendidikan Sumedang di Akhir Pengabdian

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:48 WIB

Dari Asongan ke Kursi Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif H. Apit Mengubah Garis Takdir di Jatinunggal

Berita Terbaru