JAKARTA – Masyarakat perlu mengetahui kriteria daging kurban yang layak dikonsumsi.
Demikian Widodo Suwito, PenelitiBadan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada Jumat, (23/5).
Menurutnya, hewan kurban tersebut harus memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan atau SKKH.
Jika tidak ada SKKH, pastikan hewan tidak ada luka, tidak diare, tidak pincang, atau penampakannya bagus.
” Ketika ada cacat atau penyakit lainnya maka daging hewan tersebut tidak aman untuk dikonsumsi,” ujar Widodo.
Selain itu, katanya, warna dagingnya segar, memiliki warna merah cerah dan tidak pucat.
Tekstur daging elastis dan tidak lembek ataupun keras, serta bau daging tidak busuk.
Teknik penyimpanan daging yang baik dan benar, harus disimpan pada suhu yang dingin disimpan di freezer.
Selain itu, pastikan untuk memisahkan antara jeroan dan daging serta gunakan wadah yang tertutup.
Baca Juga:
JPU Tolak Seluruh Pledoi Nadiem Makarim dalam Sidang Replik Kasus Korupsi Chromebook
Inisiatif Siswa, Acara Pelepasan SMPN 1 Jatinangor Berlangsung Khidmat Tanpa Pungutan Biaya
Optimalkan Potensi Agraris, UPTD Pertanian Wilayah Tomo Terus Kawal Ketahanan Pangan Sumedang
Ketika daging dibiarkan begitu saja dalam suhu ruangan, maka dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri.
Kebusukan, dan kerusakan tekstur serta rasa, sehingga daging dapat lembek ataupun berlendir.
Ada beberapa tips memasak daging yang baik dan benar agar kandungan gizinya tetap terjaga.
Pertama masak dengan suhu yang tepat untuk mencegah adanya pertumbuhan mikroba pada daging.
Baca Juga:
MAXHUB Bertransformasi dari Peserta Menjadi Pemimpin, Ajukan Dua Standar Internasional IEC yang Baru
SNEC 2026 | EVE Energy Raih Pesanan Lebih dari 67 GWh, Perkuat Posisi di Industri Penyimpanan Energi
Pertahankan Komitmen Akuntabilitas, Kabupaten Majalengka Raih Opini WTP 13 Kali Berturut-turut
Kedua, gunakan metode memasak yang tepat yaitu dengan menambahkan sedikit air untuk menjaga kelembaban dan protein daging.
“Pastikan daging yang ada di dalamnya itu matang agar tidak ada lagi mikroba,” tegasnya.
Pada kesempatan ini, Widodo juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan manfaat mengkonsumsi daging bagi kesehatan.
Daging merupakan sumber protein yang baik untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh.
Selain itu, daging mengandung protein serta zat besi yang penting untuk pembentukan sel darah merah
Daging juga membantu pertumbuhan terutama pada anak-anak dan remaja sehingga dapat mencegah stunting, dan sumber energi yang baik untuk tubuh.
Baca Juga:
AGIBOT Gelar APC 2026 di Indonesia, Percepat Implementasi AI Berwujud Fisik di Pasar Lokal
Pelatih Mozambik Puji Timnas Indonesia, ” Ranking FIFA Hanyalah Ilusi ” Katanya
“Namun, perlu diingat bahwa konsumsi daging yang berlebihan memiliki dampak negatif bagi kesehatan.” pungkasnya.
(Tatang Tarmedi) ***












