JAKARTA – Masyarakat perlu mengetahui kriteria daging kurban yang layak dikonsumsi.
Demikian Widodo Suwito, PenelitiBadan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada Jumat, (23/5).
Menurutnya, hewan kurban tersebut harus memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan atau SKKH.
Jika tidak ada SKKH, pastikan hewan tidak ada luka, tidak diare, tidak pincang, atau penampakannya bagus.
” Ketika ada cacat atau penyakit lainnya maka daging hewan tersebut tidak aman untuk dikonsumsi,” ujar Widodo.
Selain itu, katanya, warna dagingnya segar, memiliki warna merah cerah dan tidak pucat.
Tekstur daging elastis dan tidak lembek ataupun keras, serta bau daging tidak busuk.
Teknik penyimpanan daging yang baik dan benar, harus disimpan pada suhu yang dingin disimpan di freezer.
Selain itu, pastikan untuk memisahkan antara jeroan dan daging serta gunakan wadah yang tertutup.
Baca Juga:
Shanghai Electric Tampilkan Integrasi Energi dan Industri Berbasiskan AI di Hannover Messe 2026
Ketika daging dibiarkan begitu saja dalam suhu ruangan, maka dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri.
Kebusukan, dan kerusakan tekstur serta rasa, sehingga daging dapat lembek ataupun berlendir.
Ada beberapa tips memasak daging yang baik dan benar agar kandungan gizinya tetap terjaga.
Pertama masak dengan suhu yang tepat untuk mencegah adanya pertumbuhan mikroba pada daging.
Baca Juga:
Lebih dari 5.000 Merek Bahas Tren Global di Ajang Shenzhen Gift Fair 2026 yang Digelar RX Huabo
Kedua, gunakan metode memasak yang tepat yaitu dengan menambahkan sedikit air untuk menjaga kelembaban dan protein daging.
“Pastikan daging yang ada di dalamnya itu matang agar tidak ada lagi mikroba,” tegasnya.
Pada kesempatan ini, Widodo juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan manfaat mengkonsumsi daging bagi kesehatan.
Daging merupakan sumber protein yang baik untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh.
Selain itu, daging mengandung protein serta zat besi yang penting untuk pembentukan sel darah merah
Daging juga membantu pertumbuhan terutama pada anak-anak dan remaja sehingga dapat mencegah stunting, dan sumber energi yang baik untuk tubuh.
Baca Juga:
Ruijie Networks Gelar 2026 SBG APAC Channel Partner Summit di Chongqing; Luncurkan Merek SME Cybrey
Kebangkitan Desa Pegunungan: “Homestay Economy” di Guizhou Jadi Angin Segar bagi Desa-Desa Etnik
“Namun, perlu diingat bahwa konsumsi daging yang berlebihan memiliki dampak negatif bagi kesehatan.” pungkasnya.
(Tatang Tarmedi) ***











