Genjot PAD Lewat Retribusi TKA, DK2UKM Majalengka Optimalkan Pengawasan dan Creative Financing

- Pewarta

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJALENGKA – Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DK2UKM) Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi retribusi Tenaga Kerja Asing (TKA). Langkah strategis ini diambil seiring dengan tingginya arus investasi yang masuk ke wilayah Majalengka.

Kepala Dinas K2UKM Majalengka yang baru dilantik, H. Solehudin, menyatakan bahwa inovasi dan peningkatan layanan pada instansi yang dipimpinnya menjadi prioritas utama demi mendukung pembangunan daerah di tengah keterbatasan anggaran.

“Kami akan terus melakukan inovasi dan peningkatan layanan. Salah satu fokus kami adalah mengoptimalkan potensi PAD dari retribusi TKA, mengingat iklim investasi di Majalengka saat ini sangat tinggi,” ujar H. Solehudin, Sabtu (27/6/2026).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka sendiri baru mulai menghimpun Retribusi TKA pada tahun 2024. Sesuai dengan regulasi yang berlaku, setiap TKA yang bekerja di perusahaan di wilayah Kabupaten Majalengka dikenakan retribusi sebesar 100 dolar AS per bulan.

Sejak diterapkan, realisasi pendapatan dari sektor ini menunjukkan tren pertumbuhan yang positif dari tahun ke tahun:

  • Tahun 2024: Realisasi PAD mencapai Rp2,1 miliar dari total 312 TKA.

  • Tahun 2025: PAD meningkat menjadi Rp2,8 miliar dari total 406 TKA.

  • Tahun 2026 (hingga Juni): PAD yang berhasil dihimpun sudah menyentuh Rp3,08 miliar dari 230 TKA.

Melihat capaian positif tersebut, DK2UKM melakukan akselerasi dengan menargetkan kenaikan pendapatan sebesar Rp5,6 miliar pada pos APBD Perubahan. Langkah ini ditempuh melalui skema creative financing, yaitu akselerasi pendekatan dan kolaborasi strategis untuk mendanai proyek pembangunan tanpa harus membebani kas negara secara penuh.

Guna merealisasikan target tersebut, H. Solehudin menegaskan pihaknya akan memperketat pembinaan serta pengawasan di lapangan. DK2UKM juga terus mengoptimalkan sinergisitas dengan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) dari Imigrasi Cirebon untuk memperkuat penertiban administrasi.

“Kita bersama Timpora dari Imigrasi Cirebon rutin melakukan pengawasan dan pembinaan bersama di lapangan,” tambahnya.

Berdasarkan data dari DK2UKM, persebaran TKA di Kabupaten Majalengka saat ini didominasi oleh warga negara asal China, Vietnam, dan Korea Selatan. Mayoritas dari mereka terkonsentrasi di sejumlah pabrik industri berskala besar di wilayah Majalengka Utara.

“Para tenaga kerja asing ini umumnya bekerja sebagai tenaga ahli, teknisi mesin, penasihat teknis, manajer, hingga jajaran direksi pada perusahaan tekstil dan manufaktur berskala besar,” pungkas Solehudin.

Melalui pengawasan yang lebih ketat dan terukur, DK2UKM optimistis kontribusi dari sektor TKA ini dapat dimaksimalkan secara akuntabel demi mendorong percepatan pembangunan menuju Majalengka Langkung Sae. (abdul haris)

Berita Terkait

Haornas 2026, Pemkab Majalengka Sawer Atlet dan Pelatih .
Bukti Efektivitas Program Labelisasi, Bupati Majalengka Serahkan Bansos PKH Disabilitas kepada Anak Lumpuh Layu 
Diskominfo Majalengka Gercep Kasus Kecelakaan Warga Akibat Kabel Provider Putus Dengan Memanggil APJATEL
Pemkab Majalengka Pastikan PPPK Paruh Waktu Tidak Dirumahkan, Pegawai Diminta Tetap Fokus
Lansia Tukang Becak di Majalengka Mendapat Bantuan Becak Listrik
Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
Kebakaran Gunung Geulis Terjadi di Wilayah Ini, Bukan Sumedang tapi Ladang Warga Sampai Ludes
Dinsos Majalengka Minta Warga Pahami Mekanisme Perubahan Desil Bansos, Penentu Ada di BPS

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Haornas 2026, Pemkab Majalengka Sawer Atlet dan Pelatih .

Rabu, 9 September 2026 - 12:38 WIB

Bukti Efektivitas Program Labelisasi, Bupati Majalengka Serahkan Bansos PKH Disabilitas kepada Anak Lumpuh Layu 

Selasa, 8 September 2026 - 19:19 WIB

Diskominfo Majalengka Gercep Kasus Kecelakaan Warga Akibat Kabel Provider Putus Dengan Memanggil APJATEL

Jumat, 4 September 2026 - 18:30 WIB

Pemkab Majalengka Pastikan PPPK Paruh Waktu Tidak Dirumahkan, Pegawai Diminta Tetap Fokus

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Lansia Tukang Becak di Majalengka Mendapat Bantuan Becak Listrik

Berita Terbaru

Info Sumedang

Bupati H. Dony Ahmad Munir Kupas Makna Simbolis Olah Raga Paralayang

Minggu, 13 Sep 2026 - 11:46 WIB

Info Sumedang

13 Negara Akan Ramaikan West Java Paragliding Championship 2026

Minggu, 13 Sep 2026 - 11:26 WIB