HARIAN SUMEDANG — Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) merespons cepat kasus kecelakaan yang menimpa warga Desa Jatisawit, Kecamatan Dawuan.
Kecelakaan diduga terjadi akibat kabel jaringan provider yang putus dan melintang di jalan Girimukti saat korban pulang kerja.
Sebagai tindak lanjut, Diskominfo Kabupaten Majalengka mengundang Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) untuk klarifikasi dan koordinasi terkait penanganan kabel jaringan di wilayah tersebut.
Pertemuan berlangsung pada Selasa (8/9/2026) di Kantor Diskominfo Kabupaten Majalengka, yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi kabel putus.
Peran dan Langkah Diskominfo
Kepala Diskominfo Kabupaten Majalengka, Irwan, menyatakan bahwa langkah cepat ini diambil karena persoalan kabel provider berkaitan langsung dengan masing-masing penyelenggara jaringan.
Ia menjelaskan bahwa Diskominfo berfokus pada fungsi koordinasi, fasilitasi, dan pengawasan tata kelola. Sementara penanganan teknis tetap menjadi tanggung jawab penuh provider terkait.
“Kami dari Diskominfo pada prinsipnya berada pada posisi untuk melakukan koordinasi dan fasilitasi. Sedangkan untuk keluhan maupun aduan teknis terkait jaringan, penanganannya harus dilakukan langsung oleh pihak provider yang memiliki jaringan tersebut,” ujar Irwan.
Pemanggilan APJATEL bertujuan untuk mengklarifikasi kejadian sekaligus mencari solusi konkret agar insiden serupa tidak terulang kembali.
Baca Juga:
Polri Sudah Tetapkan 138 Tersangka Pembakaran Hutan dan Lahan
Koramil dan Polsek di Pamulihan-Sumedang Bagikan Ratusan Masker Antisipasi Debu dan Cuaca Ekstrem
“Untuk itu hari ini kami mengundang pihak APJATEL untuk meng-clear-kan dan mengklarifikasi terkait penanganan kasus kecelakaan yang menimpa warga akibat kabel provider tersebut. Kami ingin mengetahui siapa penyelenggara jaringannya, bagaimana penanganannya, dan langkah apa yang harus dilakukan agar kejadian seperti ini tidak terulang,” katanya.
Irwan menegaskan keberadaan infrastruktur di ruang publik wajib mengutamakan keselamatan warga dan pengguna jalan.
“Kami berharap seluruh provider dapat lebih memperhatikan kondisi jaringan di lapangan. Kalau ada kabel putus, menjuntai atau berpotensi membahayakan, harus segera ditangani. Jangan sampai masyarakat menjadi korban,” tegasnya.
Respon APJATEL
Perwakilan APJATEL, Asep, mengapresiasi langkah cepat Diskominfo Majalengka. Pihaknya akan mendata dan berkoordinasi dengan para anggota penyelenggara jaringan di lokasi kejadian.
“Kami tentu menyayangkan adanya kejadian tersebut. Kami akan melakukan koordinasi dengan provider yang memiliki jaringan di lokasi untuk memastikan persoalannya dan segera mengambil langkah penanganan apabila memang terdapat kabel jaringan yang menjadi tanggung jawab anggota kami,” ujar Asep.
Asep menambahkan bahwa penataan kabel memerlukan kerja sama karena dalam satu jalur kerap terdapat jaringan dari beberapa penyelenggara berbeda.
Baca Juga:
Rapat Koordinasi Forkopimda Sumedang Menyoroti Penanganan Karhutla
Sungrow Perkenalkan MGTL Series, Inovasi Terbaru untuk Rumah dan Bisnis
“Yang paling penting adalah keselamatan masyarakat. Kami akan membantu melakukan koordinasi agar kabel-kabel yang berpotensi membahayakan dapat segera ditangani dan ke depan pengelolaan jaringan lebih tertib,” katanya.
Keluhan dan Harapan Warga
Warga berharap pemerintah dan perusahaan provider lebih serius memperhatikan kondisi kabel di sepanjang jalan maupun permukiman.
“Kami berharap kabel-kabel yang melintang atau menjuntai di jalan segera diperbaiki. Jangan sampai menunggu ada korban lagi. Kalau memang kabel putus, harus cepat diamankan karena sangat membahayakan pengendara,” ujar Udin, warga Girimukti.
Penanganan di Lapangan
Usai pertemuan, tim Diskominfo dan APJATEL langsung mengecek lokasi di Jalan Girimukti untuk membereskan kabel-kabel yang menjuntai.
Pihak provider juga telah memberikan kadeudeuh kepada korban kecelakaan tersebut.
Diskominfo Majalengka berharap koordinasi ini menjadi langkah awal untuk memperjelas tanggung jawab tiap provider serta memperkuat penataan infrastruktur telekomunikasi di Kabupaten Majalengka.
Pemkab Majalengka kembali mengingatkan seluruh penyelenggara jaringan agar selalu mengutamakan keselamatan masyarakat dalam pemasangan maupun pemeliharaan jaringan. ( Abdul Haris )











