Kasek SD Negeri Citungku Rancakalong Adang S : ‘ Guru Tidak Bisa Diganti oleh Laptop atau Internet ‘

- Pewarta

Selasa, 18 Februari 2025 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SD Negeri Citungku Kecamatan Rancakalong, di sekolah inilah Adang Sukmansyah kesehariannya selaku kepala sekolah ( Dok.Hariansumedang.com / Tatang Tarmedi )

SD Negeri Citungku Kecamatan Rancakalong, di sekolah inilah Adang Sukmansyah kesehariannya selaku kepala sekolah ( Dok.Hariansumedang.com / Tatang Tarmedi )

HARIANSUMEDANG.COM – Kepala SD Negeri Citungku Kecamatan Rancakalong, Adang Sukmansyah mengeluarkan pendapat tentang dinamika pendidikan selama ini.

Menurutnya, ‘ Kantun neuleuman naon ari hartosna atikan. Naon hubungan elmu sareng guru, elmu nu kumaha nu barokah, dumasar kana ajaran agama sareng darigama’.

Kata Adang , ‘Tinggal kita bisa menyelami apa itu pendidikan. Aps hubungannya Ilmu dan Guru, mana ilmu yang barokah, berdasar Agama dan Darigama’.

Dikatakan Adang lebih jauh, ‘guru teu tiasa diganti ku laptop atanapi internet. Sabab nurunkeun elmu teu cekap ku pancen jarak jauh, ” katanya.

Dalam arti, Kata Adang tadi, bahwa guru tidak bisa digantikan oleh laptop atau internet. Sebab, menurunkan ilmu kepada murid, tidak cukup dengan tugas jarak jauh.

Namun, lanjut Adang, ‘ Dina nepikeun elmu peryogi pateuteup mata nu anteb nu ngagambarkeun eusi hate, nepakeun elmu peryogi lisan ku lentong kaheman kalayan ngamalirkeun asih,’

Kata Adang, dalam menyampaikan ilmu perlu tatap muka yang dalam, untuk menggambarkan isi hati. Menularkan ilmu, perlu gunakan bahasa yang lirih penuh cinta kasih.

Sastrawan Sunda ini menyindir ‘ Karaos, ku ayana medsos sareng teknologi nu dianggo tanggeuhan, ajen guru beuki laas. Murid teu paduli ka guru lantaran teu pati karasa. Kaajrih beuki kasilih.’

Dalam arti, Terasa dengan semaraknya medsos dan teknologi yang diandalkan, kehormatan guru menjadi luntur. Murid tidak peduli ke guru, rasa hormat murid ke guru menjadi susut.

Di akhir pembahasannya, Adang menulis ‘ ta’alim muta’alim, saurna barokah elmu lantaran ku 3 hal. Ajrih kana elmu, Ajrih kanu mere elmu, sareng ajrih ka tempat nungtut elmu.’

Kasek Adang sedikit berkhutbah, ta’alim muta’alim, barokah ilmu itu karena tiga hal, hormat ke ilmu itu sendiri, hormat ke pemberi ilmu, dan hormat ke tempat menuntut ilmu.

( Tatang Tarmedi ) ***

Berita Terkait

37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data
Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026
Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor
Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak
H. Ecek Karyana, “Si Pisau Lipat Serbaguna” dari Sumedang
Pemerintah Desa Raharja Bantah Isu Penyelewengan Dana BUMDes Sektor Peternakan
Sumedang Akselerasi Digitalisasi Transaksi hingga Tingkat Desa Melalui HLM TP2DD 2026
MPLS SMAN Jatinunggal Hari Pertama, Harmoni Tradisi Sunda Sambut Ratusan Siswa Baru

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:15 WIB

37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:26 WIB

Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:21 WIB

Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:48 WIB

Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:53 WIB

H. Ecek Karyana, “Si Pisau Lipat Serbaguna” dari Sumedang

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB