Mobil Listrik: Inovasi Terbaik di Era Baru Otomotif, Mampukah Mengalahkan Mobil Konvensional ?

- Pewarta

Selasa, 1 Oktober 2024 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil listrik memiliki lebih sedikit komponen gerak dan sistem mekanis yang sederhana ( Unpad.ac.id / Tatang Tarmedi )

Mobil listrik memiliki lebih sedikit komponen gerak dan sistem mekanis yang sederhana ( Unpad.ac.id / Tatang Tarmedi )

HARIANSUMEDANG.COM – Kehadiran mobil listrik membawa perubahan besar pada dunia industri otomotif. Mesin yang semula berasal dari bahan bakar internal, beralih menjadi motor listrik.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Secara keseluruhan, kehadiran mobil listrik dapat memicu transformasi besar- besaran dalam industri otomotif dan sektor-sektor terkait seperti industri minyak dan gas, pembangkit listrik, dan infrastruktur pengisian daya.

Bagi Indonesia, tentunya sesuai dengan kebijakan bauran energi sebagai salah satu basis ketahanan energi nasional, pertumbuhan industri mobil listrik masih akan beriringan dengan pertumbuhan industri mesin mobil, Internal Combustion Engine (ICE).

Dosen dari Kelompok Keahlian Manusia dan Desain Produk Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (FSRD ITB) yang pakar otomotif, Dr. Yannes Martinus Pasaribu, M.Sn., menjelaskan bahwa keunggulan mobil listrik proses perawatannya relatif lebih sederhana.

Sebagaimana dikutif dari Unpad.ac.id Hal ini disebabkan oleh mobil
listrik yang memiliki lebih sedikit komponen gerak dan sistem mekanis yang sederhana.

“Mobil listrik biasanya dilengkapi dengan sistem manajemen termal yang secara otomatis mengatur suhu, tetapi pemeriksaan dan perawatan secara berkala tetap diperlukan layaknya mobil konvensional,” ujarnya belum lama ini.

Bukan hanya itu, mobil listrik menggunakan sistem rem regeneratif yang dapat memperpanjang umur komponen rem, karena gaya pengereman sebagian diserap oleh motor listrik.

Aspek utama dalam perawatan mobil listrik adalah menjaga kondisi baterai yang merupakan komponen paling mahal.

Pengguna disarankan untuk menghindari pengisian daya berlebihan atau membiarkan baterai dalam kondisi sangat rendah terlalu lama, karena hal ini dapat mempercepat degradasi baterai.

Pengisian daya yang konsisten pada kisaran 20-50% dapat membantu dalam memperpanjang umur baterai.

“Selain itu, sistem pendinginan pada mobil listrik perlu diperhatikan, terutama dalam menjaga suhu optimal baterai dan komponen elektronik,” ucap Dr. Yannes.

Tidak berhenti pada perawatan komponen fisik mobil listrik, pemeliharaan perangkat lunak tidak kalah pentingnya, karena mobil listrik sering menerima pembaruan software yang dapat meningkatkan kinerja dan keamanan.

Oleh karena itu, meskipun perawatan lebih sedikit, menjaga komponen utama seperti baterai dan sistem elektronik tetap penting untuk memastikan umur panjang dan kinerja optimal mobil listrik.

Di balik segala keunggulan dan kemudahan dalam pemeliharaan mobil listrik, Dr. Yannes menyampaikan bahwa terdapat beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan sebelum membeli mobil jenis ini.

Pertama, hitung jarak rata-rata yang akan ditempuh setiap harinya, lalu pastikan mobil listrik yang ingin dibeli mampu memenuhi kebutuhan tersebut dalam satu kali pengisian daya.

Pertimbangkan juga biaya investasi mobil listrik, yang saat ini besarnya baterai masih lebih mahal dibandingkan mobil berbahan bakar bensin (baterai mengambil 30-40% harga mobil listrik).

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Kedua, ketersediaan infrastruktur pengisian daya di sekitar tempat tinggal dan rute perjalanan perlu diperhatikan, serta waktu pengisian daya yang relatif lebih lama dibandingkan mobil konvensional perlu diperhitungkan dalam perencanaan perjalanan.

Selanjutnya, pastikan mobil listrik memiliki garansi yang panjang meliputi parts dan service, terutama pada baterai dan sistem kelistrikan.

“Harga mobil listrik yang saat ini masih relatif lebih tinggi dibandingkan mobil konvensional perlu menjadi pertimbangan dalam pengambilan Keputusan,” tuturnya.

Terakhir, insentif dan regulasi pemerintah terkait mobil listrik perlu diperhatikan, karena dapat mempengaruhi biaya kepemilikan dan operasional kendaraan.

Pada akhirnya, memilih kendaraan yang tepat memerlukan pertimbangan menyeluruh, baik dari segi kebutuhan harian, biaya operasional, hingga kemampuan finansial.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini secara matang, masyarakat dapat memastikan bahwa keputusan yang diambil tidak hanya mendukung produktivitas sehari-hari, tetapi juga memberikan nilai jangka panjang yang
maksimal. ( Tatang Tarmedi  ) ***

 

Berita Terkait

Waspadalah Bagi Orang-Orang yang Punya Rejeki Lebih Tapi Menganggap itu Miliknya Sendiri
Ikatan Kekeluargaan Alumni SPP SPMA Tanjungsari Angkatan 1984-85 Tak Lebur Ditelan Gelombang Waktu
Mungkinkah Diterapkan Aturan Pendidikan Formal Itu Tidak Perlu Siswa Harus Belajar Tiap Hari di Sekolah ?
Ramalan Nasib Tahun 2025 Tahun Sisa Nol Kenaikan Derajat Bagi Weton Selasa dan Kamis ?
Tradisi Unik Tahun Baru di 20 Negara Masyarakat Denmark Memecahkan Piring Sebanyak Mungkin
Keindahan dan Sejarah Tahura Gunung Kunci di Sumedang: Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi
Kenapa Kucing Takut Dengan Mentimun ? Buah Ini Membuat Kucing Kaget dan Melihat dari Kejauhan
Pengakuan Seorang Pejabat Politik di Negeri Antah Berantah Dukungan Rakyat-Rakyat Bodoh
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 16 Maret 2025 - 16:09 WIB

Waspadalah Bagi Orang-Orang yang Punya Rejeki Lebih Tapi Menganggap itu Miliknya Sendiri

Senin, 24 Februari 2025 - 19:46 WIB

Ikatan Kekeluargaan Alumni SPP SPMA Tanjungsari Angkatan 1984-85 Tak Lebur Ditelan Gelombang Waktu

Minggu, 16 Februari 2025 - 10:18 WIB

Mungkinkah Diterapkan Aturan Pendidikan Formal Itu Tidak Perlu Siswa Harus Belajar Tiap Hari di Sekolah ?

Selasa, 31 Desember 2024 - 18:55 WIB

Ramalan Nasib Tahun 2025 Tahun Sisa Nol Kenaikan Derajat Bagi Weton Selasa dan Kamis ?

Rabu, 25 Desember 2024 - 14:48 WIB

Tradisi Unik Tahun Baru di 20 Negara Masyarakat Denmark Memecahkan Piring Sebanyak Mungkin

Minggu, 1 Desember 2024 - 22:58 WIB

Keindahan dan Sejarah Tahura Gunung Kunci di Sumedang: Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi

Jumat, 15 November 2024 - 21:37 WIB

Kenapa Kucing Takut Dengan Mentimun ? Buah Ini Membuat Kucing Kaget dan Melihat dari Kejauhan

Selasa, 12 November 2024 - 18:01 WIB

Pengakuan Seorang Pejabat Politik di Negeri Antah Berantah Dukungan Rakyat-Rakyat Bodoh

Berita Terbaru